Sabtu, 01 November 2025 10:37
Editor : Editor

RAKYATKU.COM,PAREPARE--Keberadaan salah satu pasar ritel modern atau Indomaret yang berdiri di Jalan Nurussamawati, Kota Parepare, kembali menuai sorotan dari pihak legislatif. 

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

Toko waralaba tersebut diduga mengantongi izin operasional yang tidak sesuai ketentuan, sehingga menjadi salah satu poin utama dalam usulan hak interpelasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap Pemerintah Kota Parepare.

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

 

Indomaret yang dimaksud diketahui memperoleh izin operasional setelah berkas administrasinya ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), ST Rahma Amir, pada masa Akbar Ali menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare tahun 2023 lalu.

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

Baca Juga : Ratusan Pelajar Ikuti Upacara Hari Anak Nasional di Parepare, Pemkot Serukan Kolaborasi Lindungi Generasi Penerus

Namun, proses penerbitan izin tersebut kini dipertanyakan karena dinilai melanggar aturan, khususnya mengenai ketentuan zonasi dan jarak dengan pasar tradisional yang telah diatur dalam regulasi daerah. Hal inilah yang memicu keresahan di kalangan anggota dewan, terutama di Komisi I DPRD Parepare.

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

Komisi I bahkan dikabarkan menuntut agar Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersikap tegas terhadap jajarannya yang menerbitkan izin operasional tanpa memperhatikan regulasi yang berlaku.

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, turut angkat bicara menanggapi sorotan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Parepare akan segera menindaklanjuti permasalahan itu sesuai dengan arahan Wali Kota.

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

Baca Juga : Sempat Viral, Staf Protokoler Pemkot Parepare Sampaikan Permohonan Maaf Sekaligus Jelaskan Kronologi

“Kami pelajari dulu pokok persoalannya, dan tentu akan kami tindaklanjuti sesuai arahan serta instruksi Bapak Wali Kota. Yang pasti, Pemerintah Kota akan mengambil sikap tegas menyikapi persoalan ini,” tegas Hamka. Sabtu,(1/11/2025)

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

Hamka menambahkan, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memanggil instansi terkait yang menerbitkan izin Indomaret tersebut untuk dimintai klarifikasi.

 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkot Parepare dan UMI Sepakati Perpanjangan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Penanganan Stunting di Puskesmas Lumpue, Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Baca Juga : Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Hamid Minta Pelayanan RSUD Lebih Humanis

 

“Langkah awal tentu dengan memanggil pihak yang menerbitkan izin, agar semuanya jelas dan bisa diambil tindakan yang tepat,” ujarnya. (*)

Penulis : Hasrul Nawir

BERITA TERKAIT