RAKYATKU.COM, MERAUKE – Kabar gembira datang dari ujung timur Indonesia. Setelah sempat terganggu akibat kerusakan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS#2) ruas Sorong–Merauke, kini masyarakat Papua kembali bisa menikmati layanan telekomunikasi dan internet dengan normal.
Perbaikan yang berlangsung di kedalaman 50 hingga 500 meter itu tuntas pada Jumat malam (12/9), membawa angin segar bagi warga di berbagai wilayah terdampak, mulai dari Timika, Kaimana, Merauke, hingga Kepulauan Aru.
Gangguan yang Tak Biasa
EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo, menjelaskan bahwa gangguan kali ini cukup berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Gangguan terjadi pada dua titik sekaligus atau dikenal dengan Double Shunt Fault. Dalam prosesnya, kami juga menghadapi tantangan tambahan seperti longsor di Nabire dan gangguan di jalur backup SMPCS#1 ruas Ambon–Fakfak. Hal ini sempat menurunkan kualitas layanan di beberapa area,” jelas Amin.
Meski demikian, kerja keras tim lapangan, doa, dan dukungan banyak pihak akhirnya membuahkan hasil. Jaringan TelkomGroup di Papua Selatan kini kembali stabil.
Internet Kembali, Aktivitas Warga Lancar
Bagi masyarakat, pulihnya jaringan internet bukan sekadar soal sinyal. Koneksi digital kini menjadi denyut nadi aktivitas harian – mulai dari sekolah daring, transaksi perbankan, komunikasi keluarga, hingga layanan pemerintahan.
“Selama gangguan kemarin, kami kesulitan berkomunikasi dengan keluarga di luar daerah. Sekarang internet sudah kembali normal, kami bisa lega,” tutur Maria Yoteni, warga Merauke yang sehari-hari mengandalkan layanan digital untuk berjualan hasil kerajinan tangan secara online.
Antisipasi Gangguan dan Kompensasi
Telkom memastikan pasca perbaikan, monitoring jaringan dilakukan secara intensif. “Kami tidak hanya memantau, tapi juga menyiapkan strategi pencegahan agar keandalan layanan tetap terjaga. Memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan adalah prioritas kami,” tambah Amin.
Sebagai bentuk kepedulian, Posko Merah Putih dengan layanan wifi gratis tetap beroperasi hingga dua bulan ke depan. Telkom juga menyiapkan mekanisme kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku bagi pihak yang terdampak.
Perjalanan Belum Usai
Usai perbaikan di Sorong–Merauke, kapal khusus kini bergerak menuju titik gangguan SKKL SMPCS#1 ruas Ambon–Fakfak. Perbaikan ini penting untuk memulihkan layanan di Pulau Buru, Namlea, dan sekitarnya, sekaligus memperkuat sistem backup bagi wilayah timur Indonesia.
Telkom menegaskan komitmennya: akses digital yang andal bukan hanya milik kota besar, tetapi hak seluruh masyarakat Indonesia hingga pelosok Papua.
TAG
- #Telkom SKKL Sorong–Merauke
- #perbaikan kabel laut Telkom Papua
- #internet Papua kembali normal
- #layanan TelkomGroup Papua
- #SMPCS#2 gangguan