Sabtu, 13 September 2025 18:29
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, WAJO - Bupati Wajo, H. Andi Rosman, mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, di kawasan kumuh Mattirotappareng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Jumat (12/9/2025).

 

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo, serta Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi.

Bupati Wajo, H. Andi Rosman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, khususnya dukungan Presiden Prabowo Subianto, yang telah banyak menghadirkan program pembangunan di Kabupaten Wajo.

Baca Juga : Wakil Bupati Wajo Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo

“Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri dan seluruh jajaran atas dukungan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Wajo. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati.

 

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Wajo bersama DPR RI, khususnya Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, yang dinilai konsisten memperjuangkan program-program perumahan dan permukiman.

“Salah satu tokoh yang sangat gigih memperjuangkan program ini adalah Bapak Andi Iwan Aras bersama Bupati Wajo. Kinerjanya luar biasa. Program penanganan kawasan kumuh di Wajo benar-benar tepat sasaran, bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan layak huni bagi masyarakat,” ungkap Menteri.

Baca Juga : Bupati Wajo Andi Rosman Terima Penghargaan Dari Presiden atas Peningkatan Produksi Beras Nasional

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menyampaikan bahwa program perumahan dan permukiman di Kabupaten Wajo telah berjalan hampir satu dekade.

“Selama hampir 10 tahun, berbagai program perumahan telah hadir di Wajo. Ke depan, kami berharap jumlah bantuan rumah swadaya maupun peningkatan kualitas permukiman bisa lebih banyak lagi sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20,61 miliar untuk mendukung program perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Wajo tahun 2025. Adapun rinciannya yaitu:

Baca Juga : Syukuran Tempati Rumah Jabatan, Bupati Andi Rosman Jadikan Rujab sebagai Rumah Rakyat Wajo

Penanganan kawasan kumuh seluas 24,05 hektare senilai Rp9,1 miliar.

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 361 unit rumah sebesar Rp7,22 miliar.

Peningkatan kualitas sanitasi rumah sebesar Rp2,75 miliar.

Baca Juga : Wakil Bupati Wajo Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag RI, Tekankan Penguatan Kerukunan dan Moderasi Beragama

Pembangunan baru 24 unit rumah tidak layak huni senilai Rp1,32 miliar.

Dengan adanya program ini, diharapkan Kabupaten Wajo dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mengimplementasikan pembangunan perumahan dan permukiman yang berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.