RAKYATKU.COM,PAREPARE--Kebakaran melanda rumah panggung asrama Pesantren Zubdatul Asrar NU di Jalan Lappa Anging, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Sabtu (23/8/2025) pagi. Peristiwa ini diduga dipicu korsleting listrik.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Mengetahui kejadian tersebut, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, langsung meninjau lokasi kebakaran. Dalam kunjungannya, Tasming juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan tidur, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya bagi santri yang terdampak.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa pesantren ini. Pemerintah Kota Parepare akan hadir memberikan bantuan agar para santri bisa tetap melanjutkan aktivitasnya,” ujar Tasming.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Baca Juga : Ramadan Penuh Berkah, PKK Parepare Serentak Bagikan Takjil dan Gelar Amaliyah di Auditorium BJ Habibie
Saat berada di lokasi, Tasming menyaksikan langsung kondisi bangunan asrama yang hangus terbakar. Ia juga memastikan keselamatan seluruh santri dan pembina yang menempati asrama tersebut.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
“Alhamdulillah para santri dan ustaz selamat dari musibah ini. Saya harap semua tetap tabah dan sabar. Ini adalah ujian dari Allah, insyaallah ada hikmah di balik kejadian ini,” kata Tasming memberikan semangat kepada para santri dan pembina.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Sekadar diketahui, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.45 Wita, saat para santri sedang mengikuti pengajian di masjid. Berdasarkan keterangan Nurdiani, salah satu pengurus dapur pesantren, api diduga berasal dari korsleting arus pendek.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Baca Juga : Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah, Tasming Hamid Perkuat Regulasi dan Program Kebahasaan di Parepare
Akibat kebakaran tersebut, tiga unit rumah panggung yang menjadi asrama terbakar. Sebanyak 32 santri dan 1 pembina harus kehilangan tempat tinggal sementara.(*)