Jumat, 22 Agustus 2025 09:45
Editor : Editor

RAKYATKU.COM,PAREPARE--Pemerintah Kota Parepare segera membentuk pos pengaduan masyarakat terkait Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Hal itu diungkapkan Penjabat Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka, Jum’at (22/8/2025).

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

 

Hamka menjelaskan, pos pengaduan tersebut akan tersedia di masing-masing kelurahan untuk menampung dan menindaklanjuti keluhan masyarakat.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Baca Juga : TSM Datangi RSUD Andi Makkasau, Pantau Langsung Pemulasaraan Jenasah Pelajar Tewas Tenggelam

“Ya, jadi kami membentuk pos pengaduan pada masing-masing kelurahan. Aduan tentunya yang berkaitan dengan SPPT PBB,” ujar Hamka.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, telah mengambil langkah cepat merespons dinamika di masyarakat terkait penyesuaian PBB-P2. 

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Dia menginstruksikan penghentian sementara penagihan PBB, khususnya kepada wajib pajak yang mengalami kenaikan tarif signifikan.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Baca Juga : Tasming Hamid Pimpin Rakor Awal Tahun, Evaluasi Kinerja 2025 dan Matangkan Program 2026

“Bapak Wali Kota meminta untuk sementara waktu tidak dilakukan penagihan PBB, terkhusus kepada wajib pajak yang mengalami kenaikan tarif,” tegas Hamka.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Dasar Hukum Penyesuaian Tarif

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Kebijakan PBB-P2 ini mengacu pada Peraturan Daerah Kota Parepare Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang ditetapkan pada 29 Desember 2023 dan mulai berlaku 5 Januari 2024. Regulasi tersebut mengintegrasikan seluruh aturan pajak dan retribusi daerah sesuai amanat UU Nomor 1 Tahun 2022.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Dalam perda itu, dasar pengenaan PBB-P2 adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), dengan NJOP Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) ditetapkan sebesar Rp10 juta per wajib pajak. Tarif PBB-P2 dibedakan berdasarkan klasifikasi NJOP:

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

≤ Rp250 juta : 0,025%

Rp250 juta – ≤ Rp500 juta : 0,05%

Rp500 juta – ≤ Rp1 miliar : 0,075%

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Dari hasil penerapan perda, sekitar 65,5% wajib pajak mengalami penurunan, 16,89% tetap, dan 17,61% mengalami kenaikan. Meski mayoritas wajib pajak justru mendapat keringanan, sejumlah warga melaporkan kenaikan cukup signifikan, bahkan hingga 453% pada kasus tertentu akibat penyesuaian NJOP dan pemanfaatan objek pajak.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Sosialisasi Masif dan Target Pajak

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Merespons hal tersebut, Pemkot Parepare menyiapkan strategi sosialisasi masif agar masyarakat memahami tujuan dan mekanisme penyesuaian tarif.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

“Pemerintah akan melakukan sosialisasi yang massif agar masyarakat memahami tujuan dan mekanisme penyesuaian tarif ini,” jelas Hamka.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Ia menambahkan, penghentian sementara penagihan diharapkan dapat meredam potensi gejolak di tengah masyarakat.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Tahun ini, Pemkot Parepare menargetkan penerimaan PBB sebesar Rp6,116 miliar atau naik sekitar 1% dibanding target tahun sebelumnya yang sebesar Rp6 miliar. Dari total 51.183 wajib pajak, tercatat 9.015 mengalami kenaikan, 33.544 mengalami penurunan, dan 8.624 tetap.

 

Baca Juga : Hadiri Pelantikan Kwarcab Parepare 2025–2030, Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda lewat Pramuka

Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi

Baca Juga : HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

 

Dengan langkah penundaan penagihan serta agenda sosialisasi, Pemkot Parepare optimistis penerimaan pajak tetap tercapai sambil menjaga ketenangan dan kepercayaan masyarakat. (*)

Penulis : Hasrul Nawir

BERITA TERKAIT