Kamis, 21 Agustus 2025 15:53
Editor : Redaksi

GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa resmi menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

 

Penyerahan sertifikat dilakukan pada kegiatan Penyerahan Sertifikat Eliminasi Kusta, Eliminasi Filariasis, dan Bebas Frambusia Tahun 2025 yang digelar secara daring, Rabu (20/8).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program kesehatan yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama seluruh jajaran.

Baca Juga : Peringati Hari Desa Nasional 2026, Bupati Gowa Launching Aplikasi "Siap Pakde"

“Kabupaten Gowa terus berkomitmen mewujudkan daerah yang sehat, aman, dan nyaman. Capaian ini menjadi salah satu bukti bahwa kami sangat peduli dengan kesehatan masyarakat, khususnya terkait penyakit menular,” ungkapnya, Kamis (21/8).

 

Bupati berharap pencapaian ini dapat mendorong masyarakat Kabupaten Gowa untuk semakin terbebas dari penyakit menular lainnya, dengan cara menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Gowa Masuk Daerah Bebas Frambusia di Sulsel

Baca Juga : Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Kabupaten Gowa menjadi salah satu dari 11 daerah di Sulawesi Selatan dan 89 daerah di Indonesia yang dinyatakan bebas Frambusia. Hal ini didasarkan pada hasil surveilans dan penanganan kasus yang efektif, sehingga tidak ditemukan lagi kasus baru dalam kurun waktu tertentu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Gaffar, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil survei yang dilakukan selama setahun terakhir oleh tim Kemenkes hingga Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Capaian ini menggambarkan bahwa derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Gowa sudah sangat baik. Semoga hasil ini bisa dipertahankan dan menjadi motivasi untuk terus berbenah serta berinovasi dalam penanganan penyakit lain, termasuk Kusta dan Filariasis,” jelasnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dukung Komitmen Presiden Prabowo Hapus Kemiskinan Ekstrem

Apa Itu Frambusia?

Lebih lanjut, dr Gaffar menerangkan bahwa Frambusia adalah salah satu jenis infeksi kulit yang menimbulkan ruam dan luka bernanah. Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama ketersediaan sarana air bersih dan sanitasi.

Dari hasil survei yang dilakukan, penyakit Frambusia sudah tidak ditemukan lagi di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Kunjungi IPA dan Kantor Perumda AM Tirta Jeneberang, Bupati Gowa Minta Peningkatan Layanan dan Kualitas Air Bersih

“Sertifikat ini menegaskan bahwa Kabupaten Gowa sudah bebas Frambusia atau tereliminasi. Bahkan hampir dipastikan tidak ada lagi kasus serupa,” pungkasnya.