RAKYATKU.COM, GOWA – PT Pegadaian terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan sosial dan keagamaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, bantuan disalurkan untuk renovasi Masjid Raudhatul Jannah di Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.
Bantuan tersebut secara resmi diserahkan oleh Muarif Farmansyah Pranata, perwakilan Bagian TJSL PT Pegadaian, kepada Syamsu Alam, pengurus Masjid Raudhatul Jannah.
“Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat proses renovasi masjid sehingga jamaah bisa beribadah dengan lebih nyaman. Bagi Pegadaian, rumah ibadah bukan hanya tempat ritual keagamaan, tetapi juga pusat kebersamaan dan pembinaan masyarakat,” ujar Muhammad Iswan, Kepala Bagian TJSL PT Pegadaian.
Baca Juga : 2025 Pegadaian Berhasil Capai Kinerja Positif
Masjid sebagai Pusat Kehidupan Sosial
Keberadaan masjid di tengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, hingga penguatan nilai kebersamaan. Pegadaian menegaskan bahwa kontribusi terhadap fasilitas keagamaan adalah bagian dari upaya memperkuat kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Syamsu Alam, pengurus Masjid Raudhatul Jannah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pegadaian.
Baca Juga : Pegadaian Raih Dua Penghargaan Internasional di Singapura, Sukuk dan Obligasi Sosial Diakui Asia
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat sekitar. Semoga renovasi masjid bisa segera rampung dan jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk,” katanya.
Komitmen TJSL Pegadaian
Melalui berbagai inisiatif TJSL, Pegadaian hadir sebagai mitra masyarakat, tidak hanya lewat layanan keuangan tetapi juga melalui dukungan sosial, pendidikan, hingga pengembangan keagamaan. Dengan program ini, Pegadaian meneguhkan peran sebagai lembaga yang turut berkontribusi dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.
TAG
- #pegadaian
- #TJSL Pegadaian
- #bantuan renovasi masjid
- #Masjid Raudhatul Jannah Gowa
- #CSR Pegadaian
- #komitmen sosial Pegadaian
- #Muhammad Iswan