RAKYATKU.COM, LUWU - Pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap bencana banjir dan longsor yang terjadi di enam kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepedulian ini ditunjukkan melalui bantuan 40 ton beras yang dikirim ke Posko Induk Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Sulsel, di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Luwu, Kamis dini hari, 9 Mei 2024.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengungkapkan, bantuan tersebut berasal dari Kementrian Sosial dan Grup BUMN Indonesia seperti BNI dan Pupuk Indonesia.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
"Alhamdulillah, Kamis dini hari tadi kami menerima bantuan 40 ton beras dari pemerintah pusat, yang bersumber dari Kementrian Sosial serta BUMN Indonesia," kata Malik Faisal selaku Satgas Distribusi Bantuan.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Baca Juga : Selama Tanggap Darurat, Tim Medis Sulsel Telah Layani Lebih 2.000 Pasien di Aceh Tamiang
Kesibukan terlihat di Posko Induk Tanggap Darurat Banjir - Longsor Sulsel. Jejeran truk memenuhi Lapangan Andi Djemma. Nampak juga mobil pick up berjejer rapi di halaman depan panggung utama Andi Djemma, tempat menyimpan bantuan yang akan disalurkan ke korban terdampak bencana di Kabupaten Luwu dan Wajo.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
"Sebanyak 30 ton didrop di posko induk, sedangkan 10 ton sengaja ditaruh di Bandara Bua karena akan diangkut menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Darat ke Kecamatan Latimojong, karena belum bisa diakses melalui jalur darat," jelas Malik.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Selain bantuan dari pemerintah pusat, ungkap Malik, juga telah diterima bantuan dari pihak swasta seperti PT Menara Sakti Makassar yang mengantar langsung 200 dus mie instan, 1 ton beras, serta 200 dus air mineral.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng
Diketahui, Posko Induk Penanganan Bencana Tingkat Provinsi Sulsel dipusatkan di Lapangan Andi Djemma, Kabupaten Luwu. Hingga saat ini, masih ada 16 desa di Kecamatan Latimojong, Luwu, yang tidak bisa diakses melalui jalur darat akibat terputusnya tiga jembatan yang menuju ke daerah di kaki gunung tersebut.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan ribuan warga di 16 desa tersebut diangkut menggunakan helikopter dari TNI dan Polri, serta BNPB.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Malik Faisal mengungkapkan, hingga hari kelima pasca bencana yang melanda enam daerah di Sulsel, pihaknya telah menyalurkan 23 ton bantuan kepada warga terdampak, khususnya di Kabupaten Luwu. Dengan hadirnya bantuan dari pemerintah pusat ini, maka bantuan tersebut akan segera tersalurkan, khususnya di Kecamatan Latimojong.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
"Insya Allah bantuan ini segera tersalurkan dan kami telah melakukan koordinasi untuk segera menyalurkan bantuan tersebut ke daerah terdampak lainnya. Termasuk yang berasal dari donatur lain" ujar Malik.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Sebelumnya saat Jumpa Pers, Rabu, 8 Mei 2024, Malik Faisal menyampaikan bahwa selama proses tanggap darurat sudah terdata 70 instansi yang memberikan sumbangan melalui posko induk di Belopa. Instansi tersebut baik instansi negara, swasta maupun perorangan.