Kamis, 18 April 2024 21:07
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Konsulat Jenderal Filipina, Marry Jennifer Dominggo Dingal, menemui Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 18 April 2024. Kunjungan silaturahmi ini karena Marry Jennifer Dominggo Dingal baru saja bertugas untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Dalam pertemuan ini, Bahtiar memaparkan potensi besar Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam sumber daya manusia dan alam. Ia juga mengaitkan potensi ini dengan dampak positif yang akan ditimbulkan oleh pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan, yang diperkirakan akan mengubah lanskap ekonomi regional secara signifikan.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

 

"Penting bagi saya teman-teman seluruh dunia melihat perubahan landskap yang ada. IKN sebagai ibu kota, Jakarta menjadi kota bisnis. Sekarang Makassar menjadi kota terbesar yang dekat dengan IKN," ungkap Bahtiar.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Baca Juga : Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi, Dorong Efisiensi Logistik dan Konektivitas Maritim Indonesia Timur

Pj Gubernur Bahtiar mengungkapkan inisiatifnya untuk mengundang kedutaan besar di seluruh dunia untuk membuka konsulat di Makassar, yang merupakan daerah dengan pertumbuhan pesat dan memiliki peranan strategis.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Menyoroti hubungan dekat antara Filipina dan Indonesia, khususnya Sulsel, Bahtiar mendorong kerjasama regional di berbagai bidang. Seperti peternakan, pertanian, dan pariwisata. Sehingga dalam konteks global, kawasan memiliki kekuatan. 

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Sebagai contoh, Bahtiar menyinggung program budidaya pisang cavendish di Sulsel yang belajar dari Davao, Filipina.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial

"Kerjasama kawasan itu baik dan penting. Misalnya sama-sama produksi beras dan pisang untuk pasar dunia. Maka produksinya harus skala besar agar memiliki nilai tawar ke kawasan lain," terang Bahtiar, menekankan pentingnya kerjasama regional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Untuk mendukung kerjasama ini, Bahtiar mendorong dibukanya penerbangan langsung dari Makassar ke Filipina, yang akan memudahkan penyaluran logistik dan transportasi manusia.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Sementara itu, Konsul Marry Jennifer Domingo menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inisiatif yang diambil oleh Sulsel.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

"Sebenarnya pertemuan pertama kami dengan Gubernur Sulsel karena saya baru. Merupakan kebiasaan kami para pemimpin untuk bertemu dengan pemimpin di wilayah jurisdiksi kami. Kami berbasis di Manado dan Sulsel merupakan bagian dari wilayah jurisdiksi kami, untuk itu kami mengadakan courtesy call ini," jelasnya.

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

Ia mengungkapkan, bersama Pj Gubernur Bahtiar, pihaknya membahas mengenai banyak hal, terutama pada potensi untuk kerja sama ke depan. 

 

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Baca Juga : Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Baharuddin Dianggap Tak Sah, Termohon Absen Sidang Praperadilan Ditunda

Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA

 

"Ini kurang lebih seperti meet and greet. Saya datang untuk menemui Bapak Gubernur dan saya sangat senang karena beliau sangat ramah dalam menyambut saya dan tim saya di gedung yang sangat mewah dan bersejarah ini. Saya rasa kita sudah membangun hubungan yang baik dan kesempatan ke depan," tuturnya. 

BERITA TERKAIT