RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar membuka Sosialisasi dan Monitoring Aplikasi Inzting Sulawesi Selatan Tingkat Kabupaten Bantaeng di Balai Kartini Bantaeng, Senin 4 Desember 2023.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Inzting yang merupakan singkatan dari Ikhtiar Men-zero-kan Stunting ini adalah aplikasi yang dibuat Pemkab Takalar, yang kemudian akan dimanfaatkan oleh seluruh kabupaten kota se Sulsel dalam pendataan dan penanganan kasus stunting.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada seluruh pengelola serta mengoptimalkan penggunaan Aplikasi Inzting Sulsel di Kabupaten Bantaeng, juga guna meningkatkan komitmen dan koordinasi TPPS tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Des/Kelurahan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Baca Juga : Selama Tanggap Darurat, Tim Medis Sulsel Telah Layani Lebih 2.000 Pasien di Aceh Tamiang
Asisten 1 Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rasyid mewakili Pj Gubernur Sulsel menghadiri acara tersebut.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Dalam kurung waktu 4 tahun terakhir (2019-2022) prevalensi stunting di Sulsel mengalami penurunan. Berdasarkan hasil SSGBI tahun 2019 prevalensi stunting di Sulsel mencapai angka 30,6%, kemudian tahun 2022 turun menjadi 27,2%.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Pemprov Sulsel berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting, mengingat target nasional 2024 mendatang harus 14 persen.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng
“Bapak Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas. Sehingga beliau berusaha semaksimal untuk dapat menzerokan stunting di Sulsel,” kata Muhammmad Rasyid.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Berbagai upaya telah dilakukan Pj Gubernur Sulsel untuk menzerokan stunting, kata dia, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi Inzting yang digunakan oleh 24 Kabupaten/Kota.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
“Aplikais Inzting memiliki terobosan untuk menyiapkan satu data bagi seluruh instansi terkait yang memiliki kewajiban secara langsung dalam penanganan stunting,” tuturnya.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Dirinya pun berharap Sosialisasi dan Monitoring ini dapat membuahkan hasil dalam percepatan penurunan stunting sehingga dapat mencegah stunting bagi generasi baru di Sulsel.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Sementara itu, Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar mengapresiasi keberadaan kader-kader di tengah masyarakat yang merupakan aktor penting untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia, khususnya di Kab. Bantaeng.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh kehadiran aplikasi Ikhtiar Men-Zerokan Stunting (Inzting) Sulsel yang merupakan inovasi dalam menghimpun satu data penanganan stunting di Prov. Sulsel. Kami berharap aplikasi ini mendukung Pemda dalam program percepatan penurunan stunting berbasis digital serta memberikan output pemetaan pencegahan stunting dari hulu hingga ke hilir yang akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan program dan kegiatan di seluruh tingkatan", ujar Pj. Bupati Bantaeng.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Kab. Bantaeng tahun 2021 sebesar 22,5% dan menurun ke 22,1% pada tahun 2022.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Jampue Pinrang
Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmi Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027
Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Turut hadir pula Pj Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng; Kepala Dinas DP3A Dalduk KB Provinsi Sulsel; perwakilan dari Diskominfo-SP Sulsel sebagai Tim Koordinasi Inzting Sulsel; Pimpinan OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se Kabupaten Bantaeng; serta admin Kabupaten dan Kader Inzting Sulsel.