RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) melakukan sosialisasi pekan keselamatan jalan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 21 Makassar, jalan BTP Makassar, rabu (02/8)
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang berada di bawah naungan kementerian perhubungan saat ini menggelar kegiatan Roadshow ke sekolah-sekolah sebagai upaya memberikan edukasi kepada siswa tentang keselamatan berkendara dengan belajar membaca rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.
Kepala BPTD Kelas II Sulsel, IR. Amanna Gappa, S.H.I., MH., IPM menjelaskan Sosialisasi ini difokuskan ke sekolah-sekolah karena menurut data yang dihimpun, tahun 2021 jumlah angka kecelakaan sebanyak 1300 kasus artinya setiap harinya minimal ada 3 kejadian. Dari total kecelakaan, 58% kecelakaan terjadi terhadap pelajar direntan usia 15-39 tahun.
Baca Juga : Sekolah Binaan Astra Ikut Kampanyekan Keselamatan Berkendara
"Jika melihat kenyataan tidak dipungkiri banyak pelajar yang masih belum cukup umur sudah mengendarai sepeda motor bahkan belum memliki surat ijin mengemudi (SIM), sudah pasti edukasi tentang berkendara dengan benar pasti kurang bahkan tidak ada, oleh karena itu BPTD hadir ke sekolah memberi pemahaman dan edukasi," ungkapnya.
Humas BPTD kelas II Sulsel, Muhammad Rizki Algani mengatakan sejak program ini diluncurkan pada 5 juli 2023 sudah ada 6 SMA yang di datangi untuk melakukan sosialisasi.
Upaya ini akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi utamanya dikalangan pelajar.
Baca Juga : Makassar Culinary Night Akan Diselenggarakan di Monumen Mandala
"Kami juga menggandeng Asmo Sulsel dalam sosialisasi ini, kami memberikan Edukasi ke siswa kelas X di SMAN 21 Makassar bagaimana membaca rambu-rambu peringatan dan larangan serta marka jalan. Sebagai bentuk apresiasi kepada siswa kami memberikan beberapa Gift kesiswa," ujarnya
Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulsel Wanny, juga menerangkan bagaimana #cari_aman dalam berkendara, karena masih tergolong dibawah umur para pelajar ini harus tau bagaimana berkendara yang baik sekalipun sedang berboncengan.
Ia mengatakan apa saja yang harus diperhatikan saat akan berkendara, yang paling vital setiap pengemudi baik yang mengendarai ataupun yang dibonceng wajib menggunakan helm yang berstandar SNI, menggunakan jaket, celana panjang, sarung tangan, dan sepatu.
Baca Juga : Kolaborasi Asmo Sulsel dengan Perusahaan, Edukasi Safety Riding
"Kami di Asmo Sulsel tidak hanya fokus pada penjualan saja, tetapi bagaimana memberikan edukasi kepada para pengguna cara berkendara yang benar dan aman, oleh karena itu Asmo memberikan slogan #cari_aman bagaimana semua bisa mementingkan keselamatan dalam berkendara. Kami ingin menebarkan virus #cari_aman ini kepada anak-anak pelajar sehingga sekalipun mereka bepergian dengan orangtua jika dalam berkendara ada yang tidak sesuai standar keselamatan bisa tersampaikan," bebernya.