Jumat, 09 Juni 2023 10:27
Editor : Redaksi

BANTAENG - Dinas Kesehatan Bantaeng menggelar Refreshing atau On The Job Training Tuberkulosis and Human Immunodeficiency Virus (OJT TB-HIV) di Ruang Pertemuan UPT Pelayanan Gizi Terpadu, Lumpangan, Kecamatan Pa’jukukang, Kamis (8/6/2023).

 

Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban ganda TBC dan HIV sekaligus TBC merupakan penyebab kematian utama ODHIV (Orang dengan HIV). Berdasarkan data WHO (World Health Organization) 2019 jumlah kasus TBC di Indonesia sebanyak 845.000 kasus dan menemptkan Indonesia sebagai peringkat kedua dunia penyumbang kasus TBC.

Menyikapi fenomena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian kedua penyakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan menyampaikan, bahwa kasus kedua penyakit ini masih menjadi masalah untuk ditemukenali sejak dini karena masih sangat kecil dibandingkan kejadian sebenarnya seperti fenomena gunung es.

Baca Juga : Masyarakat Bantaeng Telah Nikmati Fasilitas Kesehatan Gratis

“TB dan HIV ini kasusnya masih dalam situasi Ice Phenomenon. Kasus yang nampak di permukaan masih sangat sedikit dibandingkan yang sebenarnya, sehingga dibutuhkan upaya terintegrasi untuk memaksimalkan kegiatan penemuan kedua kasus tersebut,” kata dia.

 

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Spesialis Paru. Ketiganya memberikan materi terbaru dalam penanganan penyakit TBC dan HIV yang dipandu oleh Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Armansyah.