Senin, 01 Mei 2023 16:15
Kunjungan para WNI asal Sulsel yang telah dievakuasi dari Sudan di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Ahad (30/4/2023).
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menyambut kunjungan para warga negara Indonesia (WNI) asal Sulsel yang telah dievakuasi dari Sudan. Pertemuan berlangsung di rumah jabatan (rujab) Gubernur Sulsel, Ahad (30/4/2023).

 

Para warga Sulsel ini berjumlah 16 orang untuk evakuasi tahap pertama ini, yang 5 orang di antaranya telah kembali ke keluarganya.

"Alhamdulillah, 16 warga negara Indonesia asal Sulawesi Selatan sudah tiba di Indonesia. 11 orang di antaranya telah kami terima di rujab, 5 orang lainnya telah diserahkan kepada keluarga," kata Andi Sudirman.

Baca Juga : PKK Gelar Rapat Perdana Persiapan Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026

Andi Sudirman melanjutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk evakuasi selanjutnya bagi warga Sulsel.

 

"Untuk tahap lanjutan, 11 orang sudah berada di Jakarta dan sementara pengecekan kesehatan untuk selanjutnya dibawa ke Makassar," tuturnya.

Informasi dari Kemenlu, WNI asal Sulsel yang di Sudan telah dievakuasi semua, yang beberapa di antaranya dievakuasi ke Jeddah.

Baca Juga : Diresmikan Gubernur Sulsel, Perbaikan Jalan Hertasning Dimulai

"Kami terus berkoordinasi dengan Kemenlu termasuk memonitor yang sedang dievakuasi di Jeddah," ucap Andi Sudirman.

"Kita harap semua bersabar dan tidak membuat atau mengatasnamakan kelompok-kelompok untuk isu-isu liar dan mendoakan agar semua proses oleh Pemerintah dapat berjalan lancar," jelasnya.

Usai evakuasi warga, kata dia, Pemprov Sulsel akan terus memantau termasuk trauma healing.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Kebut Preservasi Jalan Paket IV MYP, Ruas Impa-Impa–Anabanua

Sementara itu, para WNI asal Sulsel yang dievakuasi dari Sudan, beberapa di antaranya ada yang menjalani pendidikan dan ada pula pekerja.

Salah satunya, Ainun yang menempuh pendidikan di International University of Africa di Sudan.

"Masyaallah, bisa diterima sama Pak Gubernur. Pelayanan dari Jakarta sampai tiba di Sulsel sangat baik, kami betul-betul diperhatikan keselamatan sampai di rumah. Terima kasih Pak Gubernur," ujarnya.