Minggu, 04 Desember 2022 08:46
Pidato Wapres RI KH Ma'ruf Amin, didepan civitas akademika UMI dan tamu undangan dirangkaikan dengan Pengukuhan KDEKS Provinsi Sulawesi Selatan. (Foto: KDEKS Sulsel)
Editor : Usman Pala

RAKYATKU.COM -- Akhirnya Provinsi Sulawesi Selatan berhasil membentuk dan mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) setelah terlebih dahulu terbentuk oleh Provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Riau.

 

KDEKS bertujuan menjadi katalisator untuk membangun dan menguatkan sinergi antara para pemangku kepentingan bagi percepatan pengembangan Ekonomi Syariah di daerah khususnya di Sulawesi Selatan.

Dalam pidatonya Wapres RI KH Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah sangat serius untuk memajukan pembangunan ekonomi dan keuangan syariah, tidak hanya membentuk di tingkat pusat melalui KNEKS, tetapi juga ke daerah dengan adanya KDEKS ini.

Baca Juga : Wapres Ma'ruf Amin Minta Sulsel Mencontoh Banyuwangi

Lebih lanjut, KH Ma'ruf Amin mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Sulsel, sekitar 4,65 persen dan tetap kuat walau ada badai pandemi, menurut beliau ekonomi Sulsel bertumbuh impresif, sehingga optimis dengan potensi yang dimiliki, Sulsel diyakini mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia timur.

 

“Oleh karena itu, saya harap dibidang perbankan, Bank Sulselbar sudah harus dikonversi menjadi bank syariah, sama seperti provinsi lainnya di Aceh, Riau dan NTB, semoga dalam waktu dekat ini terlaksana” ujar mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia di Aula Al Jibra Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Sabtu (3/12/2022).

Lebih lanjut Ma'ruf Amin menambahkan kehadiran KDEKS Sulsel harus mampu menggerakan sektor usaha syariah di kalangan pelaku UMKM, mempercepat sertifikasi halal di kalangan dunia usaha, potensi wisata halal, dan kawasan industri

Baca Juga : Wapres RI Saat di Sulsel: Saya Berharap Ini Menjadi Perhatian Serius para Kepala Daerah

KDEKS sendiri terdiri dari perwakilan berbagai latar belakang seperti akademisi, pengusaha, perwakilan OPD, dan tokoh ulama, serta organisasi keislaman dan kemasyarakatan.

Ketua atau penanggung jawab adalah Sekretaris Daerah Abdul Hayat Gani, didampingi sekretaris dijawab Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov Sulsel, didampingi asisten administrasi Setda Prov Sulsel, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Sulsel.

Selanjut di tunjuk jajaran Direktur dan kepala divisi, Direktur Eksekutif oleh Dr Mukhlis Sufri, wakil direktur Eksekutif M.Rusdi.

Baca Juga : Wapres Ma’ruf Amin Puji Pemprov Sulsel

Selanjutnya nama-nama jajaran Direktur dan Kepala Divisi KDEKS Sulsel periode 2022-2027 Dr Abd.Rauf Muhammad Amin, Tajuddin Abdullah, Abdul Gaffar Lewa, Dr Verawati, DR Kamaruddin, Safri Haliding, Dr.St. Nurhayati Azis, Dr.A.Nur Bau Massepe, Faizal Risa Basalamah, dan Dr Nasrullah Bin Sapa.

Disaksikan Direktur Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) Taufik Hidayat, Direktur Infrastruktur dan Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat beserta Ketua Baznas Indonesia, Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulsel dan Gubernur Sulawesi Selatan, Walikota Makassar, Forkopimda Sulsel, Rektor Universitas Muslim Indonesia beserta jajarannya.