Jumat, 14 Oktober 2022 23:10
Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Fatmawati Rusdi, memantau kawasan Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (14/10/2022).
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Fatmawati Rusdi, memantau kawasan Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (14/10/2022).

 

Fatma menyebut dirinya ingin melihat langsung penyebab banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut kala musim penghujan.

"Ini tindakan kami untuk cari solusi, lihat langsung lokasi, pantau alirannya ke mana, apa saja hambatannya," ungkap Fatma.

Baca Juga : HORE Expo 2026 Dorong Kebangkitan Industri Hotel dan Restoran Sulsel, Libatkan Puluhan Tenant UMKM

Selain pengaruh kontur dan topografi, beberapa kondisi di lapangan memperlihatkan hambatan aliran air dari beberapa anak sungai di lokasi tersebut.

 

"Memang perumahannya di wilayah cekung, ya. Terus kita lihat tadi ada penyempitan aliran air di jembatan perumahan," paparnya.

Untuk itu, dia meminta perangkat daerah terkait untuk mencarikan solusi secara kolektif. Hal ini agar warga yang berada di lokasi bisa terhindar ancaman banjir.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Larang Bunyikan Petasan dan Konvoi di Malam Pergantian Tahun Baru

"Alam tidak bisa dilawan, ya, tapi kita berupaya untuk minimalisir dampaknya. Saya sudah sampaikan ke Dinas PU (Pekerjaan Umum) dan dinas terkait untuk tuntaskan beberapa hal soal masalah ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan pihaknya sudah menganggarkan soal pelebaran akses air di lokasi tersebut, tetapi gagal tender. "Kita akan anggarkan lagi di 2023," tuturnya.

Selain Zuhaelsi, beberapa pejabat mendampingi Fatma dalam giat kali ini, di antaranya Camat Manggala, Andi Fadly, legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Supratman, serta personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar.

Baca Juga : Hadirkan Inovasi Pengolahan Sampah, Pemkot Makassar Gelar Festival Daur Bumi 2025

Sebelumnya, Fatma meninjau pengerukan drainase di Jalan Raya Perumnas Antang. Tepat di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar.