RAKYATKU.COM, JAKARTA - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny), menjadi narasumber dalam pertemuan terbatas yang digelar Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Jakarta, Jumat (14/10/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Danny Pomanto membagikan pengalaman Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam implementasi pemanfaatan ruang bawah tanah.
"Jadi tadi kami, Pak Gubernur Sulsel (Andi Sudirman Sulaiman) untuk provinsi dan kami, berbagi pengalaman penerapan pemanfaatan ruang bawah tanah di Makassar," ungkap Danny Pomanto.
Baca Juga : Sinergi Tiga Pilar: Asmo Sulsel, Pemkot, dan Komunitas Perkuat Kesadaran Berlalu Lintas di Makassar
Kepada Wantimpres, Danny Pomanto menyampaikan beberapa hal terkait kekosongan hukum pemanfaatan ruang bawah tanah.
Pengalaman dan pandangan dari Danny Pomanto ini bakal dijadikan rujukan terkait prospek pengaturan pemanfaatan ruang bawah tanah secara nasional.
"Berdasarkan pengalaman kami di Makassar, penataan ruang bawah tanah perlu dibuatkan regulasi sendiri. Kami sarankan agar mencantol di undang-undang yang sudah ada," ucapnya.
Baca Juga : Wajah Baru Horison Inn Artha Kencana Makassar: Tarif Promo Rp375 Ribu dan Resto 24 Jam
Dengan hadirnya undang-undang tersebut, pemanfaatan ruang bawah tanah perlu dimaksimalkan tanpa mengesampingkan persoalan penataan ruang.
Selain Danny Pomanto, hadir pula guru besar dari Universitas Gajah Mada ahli penataan ruang dan ahli hukum agraria, Bhakti Setiawan dan Sudjito.
BERITA TERKAIT
-
Gandeng Pemkot Makassar, Makassar Leadership Summit 2026 Dorong Ekosistem Kepemimpinan Lintas Sektor di Indonesia Timur
-
Tekan Pengangguran hingga Single Digit, Pemkot Makassar Buka Job Fair 2026 Sediakan 1.500+ Lowongan Kerja
-
Wali Kota Makassar Curhat soal Marwah Wartawan: Jangan Jadikan Profesi Pers Alat Tekan