RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah tempat, termasuk di Kota Makassar, terkait naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) ditanggapi serius oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny).
Danny Pomanto menuturkan, kebijakan yang diambil pemerintah kiranya menjadi stimulan untuk lebih meningkatkan kemampuan diri dalam menambah pendapatan. Hal ini diutarakannya di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Makassar, Selasa (6/9/2022).
"Adanya ketentuan harga baru ini untuk memberi ruang bagi masyarakat menengah ke bawah agar tetap mendapatkan harga subsidi. Sementara, bagi warga dengan kendaraan mewah sudah tidak lagi mendapat bantuan subsidi," terang Danny Pomanto.
Baca Juga : HORE Expo 2026 Dorong Kebangkitan Industri Hotel dan Restoran Sulsel, Libatkan Puluhan Tenant UMKM
Danny Pomanto menegaskan, untuk Makassar dengan adanya program Lorong Wisata (Longwis) di masing-masing lorong diharapkan bisa merangsang produktivitas warga sekitar.
"Pemerintah Kota Makassar punya program Lorong Wisata. Ini peluang yang bisa dimanfaatkan supaya menambah pundi keuangan keluarga. UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) bisa bangkit, pariwisata bisa lebih baik, selain itu bisa meminimalisir tindak kejahatan," ucapnya.
Wali Kota Makassar dua periode meminta agar kenaikan harga BBM dapat disikapi dengan lebih produktif memaksimalkan kemampuan diri dan jeli memanfaatkan peluang.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Makassar Larang Bunyikan Petasan dan Konvoi di Malam Pergantian Tahun Baru
-
Hadirkan Inovasi Pengolahan Sampah, Pemkot Makassar Gelar Festival Daur Bumi 2025
-
Setelah Bertahun-Tahun Dikuasai Pihak Ketiga, Pasar Butung Segera Diambil Alih Pemkot
-
Munafri Terima Aspirasi Warga, Tekankan Demokrasi RT Bersih dan Transparan