RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diminta untuk membangun kantor Kelurahan di Kunjung Mae, Kecamatan Mariso dan Kelurahan Bonto Lebang Kecamatan Mamajang.
Hal ini seperti disampaikan anggota DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman untuk menyambung aspirasi dari masyarakat. Ia menyebut sangat disayangkan, Kota Makassar yang menuju kota dunia ternyata belum mampu menyelesaikan kantor kelurahan.
“Warga kita minta pengadaan kantor kelurahan di Bonto Lebang dan Kunjung Mae. Kasian mereka mau bekerja tidak ada kantornya, ini menjadi perhatian kita,” kata Yeni pada Jumat, 29 Juli 2022.
Baca Juga : Sinergi Tiga Pilar: Asmo Sulsel, Pemkot, dan Komunitas Perkuat Kesadaran Berlalu Lintas di Makassar
“Ini mungkin menjadi perhatian juga karena sudah bertahun-tahun mereka tempati kantor itu masih milik warga,” lanjutnya.
Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar dari partai PKS tersebut juga meminta Pemkot Makassar fokus program kerja yang jelas.
“Pemerintah kota sekiranya dalam pembuatan progran kerja harus ada kejelasan kepada warga karena ini menjadi keresahan warganya,” beber Yeni.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Zuhaelsi Zubir menyebut akan menindaklanjuti. Pembangunan kantor lurah di dua kelurahan tersebut akan di masukkan dalam Rancangan APBD Pokok 2023 mendatang.
Baca Juga : Wajah Baru Horison Inn Artha Kencana Makassar: Tarif Promo Rp375 Ribu dan Resto 24 Jam
“Tahun depan sudah masuk semua. Bukan cuman dua kantor lurah, ada kurang lebih 15 kantor lurah akan dibangun,” katanya.
BERITA TERKAIT
-
Setelah Sidak DPRD Makassar di RS Paramount, Keluarga Korban Harap Kejanggalan Penyebab Bayi Meninggal Terungkap Saat RDP
-
DPRD Kota Makassar Perkuat Pengawasan Fungsi Pemuda dan Olahraga, Dorong Percepatan Aset dan Fasilitas Publik
-
Gandeng Pemkot Makassar, Makassar Leadership Summit 2026 Dorong Ekosistem Kepemimpinan Lintas Sektor di Indonesia Timur