Selasa, 19 Juli 2022 20:59
Editor : Usman Pala

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kalla Institute memiliki program yang sangat berbeda dalam menyiapkan lulusannya bekerja profesional atau merintis bisnis.

 

Selain kesempatan berkarier di Kalla Group yang sangat terbuka, mahasiswa juga didorong untuk membuat produk yang akan membantu mahasiswa lebih siap terjun ke dunia usaha.

Kalla Institute memiliki 4 program studi, yaitu Kewirausahaan, Bisnis Digital, Sistem Informasi dan Manajemen Retail.

Baca Juga : Kalla Institute Gelar Workshop Tingkatkan Peluang Menang Hibah Riset & PKM 2025

Setiap prodi akan melahirkan berbagai profesi, mulai dari entrepreneur, konsultan bisnis, pendidik profesional, sales & marketing manager, supply chain & operasional manager, analis bisnis digital, data analyst, business intelligence hingga technopreneurs.

 

Rektor Kalla Institute, Syamril, mengatakan, mahasiswa akan lebih mudah menyerap ilmu perkuliahan karena selalu dibarengi praktik kerja.

Apalagi seluruh unit bisnis KALLA bisa berperan sebagai laboratorium mahasiswa, antara lain di bidang otomotif, transport, logistics, property, hospitality, energy hingga manufaktur.

Baca Juga : Kalla Institute Raih Penghargaan Digital 2025, Siap Ciptakan Generasi Unggul

"Kemudahan lainnya dalam perkuliahan ialah kehadiran dosen praktisi yang juga merupakan karyawan KALLA dari berbagai unit bisnis, bahkan pengajarnya hingga level direktur. Jadi, mahasiswa dapat lebih mudah paham karena dibimbing langsung oleh praktisi," jelasnya.

Hal menarik lainnya berkuliah di Kalla Institute ialah hadirnya mata kuliah wajib "Design Thinking" yang mendorong mahasiswa untuk menghasilkan produk bisnis inovatif.

Perkuliahan mengajarkan mahasiswa untuk mencari solusi dalam berbagai permasalahan pelanggan dengan sebuah produk atau jasa.

Baca Juga : Kolaborasi dengan Edu First Indonesia, Kalla Institute Gelar Try Out UTBK

Ketua Prodi Sistem Informasi Kalla Instititute, Andi Jamiati Paramita, mencontohkan beberapa produk inovatif dari mahasiswa, diantaranya frozen fish yang dapat membantu pelanggan yang kurang tahu cara mengolah ikan. Jadi, pelanggan sisa memasak atau menggoreng ikan yang juga sudah dilengkapi bumbu.

Produk Insomeal tak kalah menarik. Buatan mahasiswa tersebut merupakan produk minuman yang berbahan dasar alpukat dan oatmeal fruit yang dapat membantu mengatasi masalah insomnia.

"Ada banyak produk bisnis yang sudah dibuat mahasiswa dan beberapa diantaranya sudah memasuki tahap testing. Bahkan, mulai dipasarkan di e-commerce," ungkap Jamiati.

Baca Juga : Kalla Institute Sambut Kunjungan Universitas Ciputra, Bahas Inovasi Kurikulum Bisnis

Dalam mendukung program bisnis mahasiswa, Kalla Institute bakal meluncurkan Inkubator Bisnis pada Agustus 2022. Adapun program-programnya ialah tenant in wall, coaching & mentoring dan workshop.

Penulis : Lisa Emilda