RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mendapatkan jempol atas percepatan vaksin Booster di lingkup Pemprov Sulsel. Apresiasi positif ini seperti disampaikan pengamat Kebijakan Kesehatan, Prof Dr dr Sukri Palutturi.
Dia mengatakan, ragam langkah yang dilakukan orang nomor satu di Sulsel tersebut adalah langkah strategis untuk mencapai sebuah perubahan perubahan signifikan. Door to door vacsin, ada mobile vaccin, dan imbauan kepada ASN agar booster agar TPP bisa cepat cair adalah upaca “keren” dari Gubernur untuk mencegah Covid beredar di Sulsel.
“Jadi teorinya untuk mendapatkan perubahan memang dibutuhkan hal seperti ini. Sebenarnya memang kebijakan itu Untuk menghasilkan Perubahan drastis atas perubahan prilaku. Kebijakan ini secara teori cukup efektif membangun kesadaran para ASN,” kata Prof Sukri yang juga merupakan Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Jumat (17/6/2022).
Baca Juga : Resmi Dibuka! FIN Expo 2026 di TSM Makassar Jadi Solusi Akses Modal UMKM dan Edukasi Finansial
Dia manambahkan, bahwa sebagai akademisi dirinya justru mengharapkan para pimpinan daerah sekelas walikota dan bupati se Indonesia juga melakukan hal yang sama.
“Seluruh bupati walikota se Indonesia, khususnya Sulsel. Kenapa karena kita ini negara Indonesia sangat terbuka. Potensi sesama saling menularkan tinggi, jadi kebijakan ini harus massif, bupati dan walikota sebaikanya juga melakukan hal ini,” ujar Prof Sakir.
Prof Sakir menambahkan, vaksin booster di Indonesia saat ini ada empat provinsi sangat rendah realisasinya; Papua, Papua Barat, maluku dan Sulbar.
Baca Juga : Pertama di Indonesia, LPS Launching Program Pelajar Sulsel Menabung Sasar 1.000 Siswa SMA
“Di Sulsel dengan adanya kebijakan ini dari Pak semoga kita mampu mencapai target agar kita bisa herd community,” harapnya.