Jumat, 10 Desember 2021 09:05
Rezky Pratiwi, Divisi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) LBH Makassar.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Puluhan mahasiswi mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Makassar untuk mendapatkan bantuan hukum terkait pelecehan yang diduga dilakukan oleh oknum satpam di lingkungan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM).

 

Para mahasiswi tersebut diketahui merupakan peserta yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar dan Mahasiswa (PPM) Kampus Merdeka UNM. Pelecehan dialami mahasiswi saat diasramakan di Wisma La Macca, Jalan A.P. Pettarani, Makassar.

"Ada puluhan yang datang dan berdasarkan kronologi yang beredar terkait dengan pengambilan gambar pribadi pada saat di kamar mandi daripada korban," kata Rezky Pratiwi, Divisi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) LBH Makassar, Kamis (9/12/2021).

Baca Juga : ‎Skandal Oknum Pengacara, HPMB Desak Polres Bantaeng Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Rezky mengatakan, hal itu terbongkar setelah salah satu mahasiswi mendapati adanya kamera di kamar mandi tempat mereka menginap. "Pemasangnya diduga oknum satpam di lingkungan UNM," ujar Rezky.

 

Menurut Rezky, korban diperkirakan lebih dari satu orang. Mereka telah mengikuti program PPM Kampus Merdeka UNM sejak November 2021 dan meginap di wisma tersebut.

"Karena ini rentan waktu kemungkinan akan ada tambahan korban karena mereka ini puluhan dan mereka ini ada di Makassar sejak November," ungkap Rezky.

Baca Juga : Pria Paruh Baya di Wajo Lecehkan Anak Bawah Umur, Nenek Korban Berteriak "Kau Apakan Cucuku"

Pihaknya pun mengaku akan menindaklanjuti aduan ini dengan mengoordinasikan dengan aparat penegak hukum. "Tindak lanjutnya kita akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum," tutur Rezky.

Penulis : Usman Pala