Selasa, 16 November 2021 22:03
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, saat memimpin coffee morning di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (16/11/2021).
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah selesai. Hasilnya, ada 10 incumbent tumbang dari 41 desa.

 

Hal itu menjadi salah satu laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jeneponto, Makmur Sijaya, dalam coffee morning di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (16/11/2021). Coffee morning ini dipimpin langsung Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), M. Syafruddin Nurdin.

Makmur menyampaikan, pelaksanaan pilkades serentak yang berlangsung pada Senin (15/11/2021) berjalan lancar, aman, dan sesuai tahapan serta tetap mengedapankan protokol kesehatan.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto dan PLN Punagaya Jajaki Kerjasama Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung

Terkait hasil perolehan dan rekap suara, saat ini tengah berjalan berdasarkan tahapan dan masih menunggu hasil penetapan panitia kabupaten.

 

"Masa sanggah selama tiga hari, mulai hari ini. Ada 10 incumbent yang tidak terpilih kembali dari 41 desa yang menjalankan pilkades di Jeneponto," ujar Makmur.

Makmur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto mendapat apresisasi dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa Kemeneterian Dalam Negeri (Kemendagri) atas pelaksanaan pilkades yang berjalan baik.

Baca Juga : Membumikan Semangat Cinta Qur'an, Kabupaten Jeneponto Sukses Tuntaskan Program 1000 Hafidz

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto, Susanty A. Mansyur, melaporkan perkembangan vaksinanasi COVID-19. Vaksin 1 dan 2 sudah meningkat sampai 35 persen. Dalam sepekan terakhir pergerakannya cukup signifikan karena dukungan stakeholders.

Sementara, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, berharap kepada Kepala Dinas PMD dan para camat untuk menyampaikan kepada para kepala desa terpilih untuk meningkatkan presentase vaksinasi di desanya masing-masing.

"Edukasi dan dorong masyarakat untuk ikut vaksin karena presentase vaksin ini akan menjadi salah satu syarat dalam rangka pelantikan kepala desa terpilih nantinya," tutup Iksan.

Penulis : Samsul Lallo