Minggu, 29 Agustus 2021 16:31
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM -- Dua ratus tujuh puluh satu penumpang Batik Air selamat. Pesawat rute Bandara Aceh-Jakarta ini terpaksa mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (29/8/2021).

 

Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6897 itu berangkat dari Bandar udara Internasional Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar. Menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK).

Batik Air menggunakan Airbus 330-300 registrasi PK-LEL. Mengangkut 271 penumpang serta dua awak kokpit dan sembilan awak kabin.

Baca Juga : Pesawat Batik Air Rem Mendadak Jelang Terbang, Dokter Boyke yang Jadi Salah Satu Penumpang: Sudah Ngangkang ke Atas

Pesawat take off dari Bandara Sultan Iskandar Muda pukul 10.45 WIB. Diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 12.50 WIB.

 

"Sesuai SOP, Batik Air telah menjalankan pengecekan pesawat sebelum keberangkatan oleh awak kokpit dan teknisi. Hasil pengecekan pada pesawat, bahwa dinyatakan layak terbang dan beroperasi," jelas Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro.

Ternyata setelah kurang lebih sejam terbang, pilot melihat indikator pada kokpit menunjukkan komponen pada salah satu mesin pesawat perlu dilakukan pengecekan atau pemeriksaan.

Baca Juga : Indikator Rem Bermasalah saat Menuju Landas Pacu, 26 Penumpang Batik Air Batal Terbang

Pilot akhirnya memutuskan untuk melakukan pengalihan pendaratan ke Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. Maklum, perjalanan menuju Jakarta masih kurang lebih satu jam.

Pesawat mendarat normal di Bandara Kualanamu pukul 11.49 WIB. Setelah pesawat parkir pada tempatnya, seluruh tamu diarahkan menuju ruang tunggu guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

"Batik Air telah menyampaikan informasi sesuai perkembangan terkini dan sedang mempersiapkan untuk pelayanan kompensasi keterlambatan keberangkatan berdasarkan ketentuan yang berlaku," kata Danang.

Baca Juga : Bisa Main Gadget di Batik Air, Begini Cara Mengoperasikannya

Batik Air telah mempersiapkan pesawat pengganti yang sudah berada di Kualanamu untuk melanjutkan menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Pesawat sudah menjalani pengecekan dan dinyatakan layak terbang dan beroperasi.

Batik Air juga akan mengakomodir pilihan sesuai permintaan tamu penerbangan ID-6897, antara lain perubahan jadwal keberangkatan, pengembalian dana dari tiket.

Airbus 330-300 registrasi PK-LEL saat ini masih dilakukan proses pengecekan dan pemeriksaan oleh teknisi. Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Batik Air lainnya tidak terganggu.