Rabu, 11 Agustus 2021 19:58
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM -- Inilah medali emas Olimpiade yang tidak bikin bangga pemiliknya. Justru malu. Dia adalah Sajad Ganjzadeh, karateka asal Iran.

 

Betapa tidak, dia sudah kalah 1-4 sebelum jatuh oleh tendangan karateka Arab Saudi, Tarek Hamdi. Tendangan kaki kiri Tarek mendarat di rahang kanannya.

Saat itu, Sajad Ganjzadeh menyerang Tarek dengan choku tsuki atau pukulan lurus. Secara bersamaan, Tarek mendaratkan tendangan yang tepat sasaran.

Baca Juga : Bertahun-tahun Diberi Tumpangan Gratis, Peraih Perak Olimpiade Ini Jamu 150 Sopir Truk di Rumahnya

Sajad Ganjzadeh terkapar. Tidak bisa bangkit lagi. Dia akhirnya ditandu keluar matras dan mendapat perawatan di ruang medis.

 

Tarek yang berusia 23 tahun langsung menunjukkan kegembiraan dengan melompat. Namun, itu berlangsung singkat.

Tarek Hamdi didiskualifikasi karena dianggap mengerahkan kekuatan berlebihan yang tak sesuai aturan Olimpiade.

Baca Juga : Apriyani Rahayu Anak Konawe, Gubernur Sultra Ali Mazi Bocorkan Hadiah Terbaik yang Akan Diberikan

Setelah konsultasi singkat dengan petugas medis, wasit kemudian menghentikan pertarungan dan berjalan menuju Hamdi untuk menceritakan kejadiannya.

Wasit memberi kemenangan kepada Ganjzadeh sehingga dinyatakan meraih medali emas Olimpiade. Ganjzadeh tak terlalu senang dengan medali emas itu karena merasa sudah kalah sebelum dijatuhkan.

"Hal terakhir yang saya ingat adalah bahwa saya tertinggal dengan skor kemudian insiden itu terjadi. Saya tidak ingat banyak setelah itu. Yang saya ingat adalah bahwa di ruang medis saya bangun dan saya mendengar dari pelatih bahwa saya memenangkan pertandingan. Saya sangat senang bisa meraih medali emas ini, tapi saya sedih harus terjadi seperti ini," kata Ganjzadeh seperti dikutip dari The Hill.

Baca Juga : Selain Bonus Rp5,5 Miliar, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Juga Dapat Apartemen dan iPhone 12 Max Pro

Orang-orang di tidak senang dengan hasilnya. Terutama fans Arab Saudi. Mereka menganggap aneh keputusan wasit.

Setelah beberapa hari berlalu, ada kabar baik bagi Tarek Hamdi. Presiden Karate Combat, Adam Kovacs menawari mereka berdua kesempatan untuk tarung ulang.

"Jadi kami menawarkan kedua petarung itu pertandingan ulang di Karate Combat di bawah aturan kontak penuh sebelum akhir tahun. Kami sudah mendapatkan kontrak yang ditandatangani Ganjzadeh. Sekarang giliran Hamdi untuk membuat pertandingan ulang ini dibuat," katanya kepada MSN.