Minggu, 08 Agustus 2021 19:23
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM -- Pemerintah disibukkan penanganan pandemi Covid-19. Masyarakat sebaliknya. Sangat prihatin dengan isu korupsi yang banyak dilakukan pejabat pemerintah.

 

Itu tercermin dalam hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI). Dari enam isu yang paling membuat masyarakat prihatin, Covid-19 justru tak masuk enam besar.

Posisi pertama di luar dugaan, isu korupsi. Persentasenya, 44 persen masyarakat sangat prihatin, 49 persen prihatin, 4 persen tidak prihatin, dan 2 persen tidak tahu atau tidak jawab (TT/TJ).

Baca Juga : Survei LSI, 40,9 Persen Warga Tidak Puas Kinerja Wapres Ma'ruf Amin

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam konferensi pers, Minggu (8/8/2021) menjelaskan, urutan kedua, isu lapangan kerja. Sebanyak 44 persen responden sangat prihatin, 53 persen prihatin, 2 persen tidak prihatin, dan 1 persen TT/TJ.

 

Urutan ketiga, isu pertumbuhan ekonomi dengan 43 persen responden sangat prihatin, 53 persen prihatin, 3 persen tidak prihatin, dan 1 persen TT/TJ.

Urutan keempat ada isu kerusakan lingkungan dengan 32 persen responden sangat prihatin, 61 persen prihatin, 5 persen tidak prihatin, dan 2 persen TT/TJ.

Urutan kelima adalah isu demokrasi. Rinciannya, 27 persen responden sangat prihatin, 55 persen prihatin, 12 persen tidak prihatin, 1 persen sangat tidak prihatin, dan 5 persen TT/TJ.

Urutan keenam, isu perubahan iklim dengan 26 persen responden sangat prihatin, 65 persen prihatin, 7 persen tidak tahu, dan 3 persen TT/TJ.

Survei ini menggunakan 1.200 responden yang tersebar di empat provinsi yakni Sumatera Utara, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara masing-masing 400 responden.

Sementara itu, metode yang dilakukan yaknisimple random sampling yang memiliki toleransi kesalahan atau margin of error kurang lebih 2,88 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

BERITA TERKAIT