Rabu, 30 Juni 2021 13:21
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM, WAJO - Keseriusan pemkab wajo" href="https://rakyatku.com/tag/pemkab-wajo">Pemkab Wajo di bawah kepemimpinan Amran Mahmud dalam memberantas narkotika dan obat-obat terlarang, mendapat respons positif dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

 

Bahkan, BNN Provinsi Sulsel sudah mengusulkan pembentukan BNN Kabupaten Wajo, agar penanganan dan pencegahan narkoba bisa lebih maksimal, serta terarah.

Saat berkunjung ke Rumah Jabatan Bupati Wajo di Pasanggarahan Sengkang, Selasa (29/6/21) malam, Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Giri Prawijaya, menuturkan rencana pembentukan BNN Kabupaten.

Baca Juga : Gerakan Ember Biopori di Wajo Dimulai dari Rumah Aparatur, Menyasar Kecamatan hingga Desa

Kepada Bupati Wajo Amran Mahmud dan sejumlah unsur Forkopimda yang menerima kunjungannya, Jenderal Bintang satu ini, mengurai, pembentukan awal Badan Narkotika Kabupaten Wajo non-vertikal adalah prasyarat pembentukan BNN Kabupaten.

 

Menurut Giri, Kabupaten Wajo dan Kabupaten Sidrap sudah diverifikasi dan sudah diusulkan untuk pembentukan BNN Kabupaten melalui rapat pimpinan dengan BNN Pusat.

"Kami sudah mengusulkanpada waktu rapat pimpinan dengan BNN Pusat, agar dibentuk BNN kabupaten di Wajo dan Sidrap," ujar Giri di rumah jabatan bupati.

Baca Juga : Bupati Wajo Ungkap 4.785 Paket Infrastruktur Senilai Rp 155 Miliar

Sekadar diketahui, kedatangan Kepala BNNP Sulsel ke Bumi Lamaddukkelleng dalam rangka mengukuhkan pengurus Badan Narkotika Kabupaten Wajo non-vertikal , pada Rabu 30 Juni 2021.

Sementara itu, Bupati Wajo Amran Mahmud, menyampaikan terimakasihnya atas kedatangan dan perhatian BNNP Sulsel dalam pemberantasan narkoba di Wajo.

"Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat kabupaten Wajo menyampaikan terimakasih atas kedatangan Pak Jenderal ke Wajo," ujar Amran.

Baca Juga : Bupati Wajo Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tancung dan SMA 3 Wajo

Amran Mahmud berharap agar BNK Wajo nantinya menjadi wadah dalam pemberantasan peredaran Narkotika di Kabupaten Wajo, dalam rangka mewujudkan visi misinya, yaitu masyarakat sehat dan religius.

"Saya harap BNK menjadi wadah pemberantasan Narkotika. Mari kita bentengi diri kita dan lingkungan kita dalam upaya memutus mata rantai peredaran Narkotika," katanya.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Wajo, H. Alamsyah, berharap dengan terbentuknya BNK Wajo ada kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam memberantas peredaran Narkotika di Wajo.

Baca Juga : Pemeriksaan BPK Berlangsung 30 Hari, Bupati Wajo Harap Kinerja PDAM Semakin Profesional

"Kita berharap agar ada kolaborasi, dalam pemberantasan Narkotika, Sehingga Wajo bisa Bersinar, bersih dari Narkoba," pungkasnya.

Penulis : Abd Rasyid. MS