Minggu, 13 Juni 2021 08:45
Christian Eriksen sempat pingsan di duel Denmark vs Finlandia namun berhasil melalui masa darurat. (AP/Friedemann Vogel)
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Gelandang andalan Denmark, Christian Eriksen, tiba-tiba kolaps ketika hendak menerima bola lemparan ke dalam, dalam duel timnas Denmark versus Finlandia pada Euro 2020 (Euro 2021).

 

Christian Eriksen pingsan di lapangan, saat laga sudah berjalan 43 menit.

Wasit Anthony Taylor, langsung meniupkan peluit untuk memberhentikan pertandingan setelah melihat Eriksen tumbang.

Baca Juga : WHO: Kasus Covid-19 di Eropa Tinggi Akibat Kerumunan Penonton Euro 2020

Dalam insiden ini, kapten Denmark Simon Kjaer disebut pahlawan.

 

Simon Kjaer sigap berlari memberikan pertolongan pertama kepada Eriksen.

Tim medis belum memasuki lapangan. Namun Simon Kjaer, lebih awal memastikan lidah Eriksen tidak tertelan.

Baca Juga : Pulang Nonton Euro 2020, Ratusan Suporter Finlandia Positif Covid-19

Beberapa sumber, termasuk jurnalis Sky Sport Italia, Angelo Mangiante, bahkan menyebut, Kjaer juga melakukan tindakan medis CPR kepada Eriksen. CPR adalah resusitasi jantung paru, bertujuan menjaga darah dan oksigen tetap beredar ke seluruh tubuh.

Tidak berhenti sampai di situ, saat tim medis tiba, Simon Kjaer lantas meminta seluruh rekan-rekannya untuk membuat pagar hidup. Ini bertujuan untuk menutup pandangan penonton dan kamera, saat Eriksen mendapat pertolongan medis.

Dokter timnas Denmark, Morten Boesenyang berjuang menyelamatkan nyawa Christian Eriksen yang pingsan di lapangan.

Baca Juga : Terseok-seok di Penyisihan Grup, Jerman Salah Masuk Babak 16 Besar Pula

Ketika Eriksen jatuh pingsan tanpa kontak dengan pemain lain, Boesen menyadari bahwa ada hal darurat dan tiap detik berikutnya menjadi sangat berharga.

"Dia bernapas dan saya bisa merasakan denyut nadinya. Namun tiba-tiba semuanya berubah. Seperti yang dilihat oleh semua orang, kami muai melakukan CPR," ucap Boesen dikutip dari AP via CNNIndonesia.com.

Dalam penanganan darurat itu, 10 menit berikutnya adalah hal paling menakutkan dalam sejarah sepak bola di Piala Eropa. Tim medis terus melakukan CPR saat rekan setim Eriksen membentuk barikade sambil berusaha menahan haru.

Baca Juga : Inggris Lolos Babak 16 Besar, Menanti Lawan Tangguh Prancis, Portugal, atau Jerman

"Kami akhirnya bisa merasakan [denyut nadi] Christian kembali. Dan dia berbicara pada kami sebelum dibawa ke rumah sakit," tutur Boesen.

Insiden Eriksen pingsan di lapangan membuat laga Denmark vs Finlandia sempat dihentikan. Setelah kondisi Eriksen dipastikan aman dan lepas dari kondisi darurat di rumah sakit, laga akhirnya dipastikan berjalan kembali.

Denmark sendiri akhirnya kalah 0-1 dari Finlandia di pengujung pertandingan.

Baca Juga : Lewati Laga Menyakitkan, Jerman Menuju Pemuncak Grup F

BERITA TERKAIT