RAKYATKU.COM, MAKASSAR - spklu" href="https://rakyatku.com/tag/pt-pln-persero">PT PLN (Persero) terus bertransformasi mendukung terwujudnya era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.
Teranyar, dengan meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Indonesia timur di PLN ULP Mattoanging, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/6/2021).
Hadir dalam acara ini, Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril; Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda; para pimpinan perusahaan serta pemilik kendaraan listrik dan pemerintah daerah setempat lainnya.
Baca Juga : Penggunaan SPKLU di Sulselrabar Catatkan Kenaikan Tiga Kali Lipat Selama Periode Mudik Idul Fitri 1446 H
Di Indonesia, PLN telah memiliki SPKLU sebanyak 31 unit yang tersebar di titik strategis metropolis dan rencananya 5 SPKLU lainnya akan dibuat pada jalur tol lintas Jawa sehingga dapat memenuhi target 67 unit pada 2021. Jumlah SPKLU ini diharapkan terus bertambah menjadi 1.558 unit pada 2025.
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda, mengatakan SPKLU pertama di Indonesia timur, dapat mendukung terwujudnya electrifying lifestyle di kalangan masyarakat dan mendukung para pengusaha penyedia kendaraan listrik dalam menyediakan kendaraan listrik.
"Hadirnya SPKLU ini dapat mendukung terwujudnya electrifying lifestyle di masyarakat dan mendukung para pengusaha penyedia kendaraan listrik dalam menyediakan kendaraan listrik," ujar Syamsul Huda.
Baca Juga : Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN UID Sulselrabar Siapkan 62 Unit SPKLU
Syamsul Huda berharap hadirnya SPKLU mampu mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai secara masif.
Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan mengapresiasi komitmen PLN dalam mendukung era KLBB dengan menghadirkan SPKLU pertama di Indonesia timur.
"SPKLU menjadi tanda komitmen PLN untuk mendukung pemerintah guna mendukung era KLBB," ujar Andi Sudirman.
Menariknya, SPKLU Mattoanging telah dilengkapi pengisian daya 25kW yang memungkinkan pelanggan melakukan pengisian daya hanya dengan waktu 30 menit, untuk jarak sekitar 100 kilometer dan terintegrasi dengan aplikasi Charge.IN.
Aplikasi Charge.IN adalah aplikasi charging yang pertama pada SPKLU bagi konsumen pemilik KBLBB. Dengan aplikasi Charge.IN, pemilik KBLBB bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU.
Aplikasi PLN Charge.IN sudah tersedia di Google PlayStore sehingga saat ini masyarakat sudah dapat menikmati kemudahan dalam mengisi daya kendaraan listrik.
Tak hanya SPKLU Mattoanging, General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid, mengatakan akan terus menambah titik lokasi SPKLU di sekitar Makassar.
"Kami juga akan terus menambah titik lokasi SPKLU di Kota Makassar, seperti di public space, kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, lokasi wisata, dan rest area," ujar Awaluddin Hafid.
Pemilik electric vehicle (EV), Erwin, mengaku bahagia dengan kehadiran SPKLU ini. "Kehadiran SPKLU di Mattoanging mampu memberikan solusi terbaik bagi kami pemilik electric vehicle (EV) sekaligus memudahkan dalam mengisi kendaraan listrik saat diperjalanan," ujar Erwin.
Baca Juga : Konsumsi Listrik Kendaraan EV di SPKLU Terus Cetak Rekor, Dirut PLN: Meningkat 500% Sepanjang Nataru
Erwin berharap akan adanya tambahan titik lokasi SPKLU di Makassar, selain Mattoanging.