Jumat, 21 Mei 2021 14:32
Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) berlangsung di Hotel Binamu, Jeneponto, Jumat (21/5/2021).
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Jeneponto bekerja sama Balai Besar Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Makassar, menggelar pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Hotel Binamu, Jeneponto, Jumat (21/5/2021).

 

Pelatihan kewirausahaan berbasis digital ini akan berlangsung dua hari 21--22 Mei 2021, dengan total peserta sebanyak 50 orang yang merupakan pelaku UMKM se-Jeneponto.

Para peserta dibagi ke dalam dua kelas untuk menerima materi pembelajaran yang akan diberikan oleh para instruktur dari digital talent scholarship, digitalent, dan BBPSDMP Kominfo Makassar.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto dan PLN Punagaya Jajaki Kerjasama Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung

"Dibagi dua kelas agar peserta lebih fokus selama menerima materi yang diberikan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," jelas Kabid Humas Infokom Pemkab Jeneponto, Mansur Rahman.

 

Ketua panitia kegiatan, Faisal Risaldi, mengatakan sebelumnya seluruh peserta wajib menjalani swab.

Sementara itu, Plt Kepala BBPSDMP Kominfo Makassar, Rusman Pala, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Jeneponto secara khusus Diskominfo SP atas kesediaan menjadi tuan rumah.

Baca Juga : Membumikan Semangat Cinta Qur'an, Kabupaten Jeneponto Sukses Tuntaskan Program 1000 Hafidz

"Ini adalah upaya konstruktif dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kita dengan sentuhan teknologi," terangnya.

Kepala Diskominfo SP Jeneponto, Manrancai Sally, menerangkan bahwa pemerintah dan stakeholder mesti senantiasa beriringan dalam meningkatkan peranan UMKM sebagai upaya penguatan ekonomi domestik maupun nasional.

Di samping itu, kata dia, juga diharapkan makin banyak UMKM berbasis digital yang menjadi faktor penting dan tidak boleh dikesampingkan apalagi di masa pandemi.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Hadiri Rakornas Investasi 2023

Menurutnya, dalam pengembangan UMKM berbasis digital perlu adanya peta jalan yang jelas dan berkesinambungan agar keberadaanya dapat dirasakan masyarakat.

"Ke depan kita mesti memiliki peta jalan (road map) yang jelas dan berkelanjutan agar pengembangan UMKM berbasis digital tidak hanya selesai pada ruang pelatihan, tetapi hadir serta memberi manfaat pada masyarakat," harapnya.

Penulis : Samsul Lallo