Rabu, 14 April 2021 19:35
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,JENEPONTO -- Sepucuk surat bikin heboh. Bertulis tangan. Ditujukan kepada Badan Kehormatan DPRD Jeneponto. Isinya mengagetkan.

 

Pengirim surat seorang perempuan. Dia menyampaikan curahan hati. Mengaku tengah berbadan dua. Dia menuding oknum anggota DPRD Jeneponto pelakunya.

Katanya dijanji untuk dinikahi. Ternyata sampai saat ini tidak ada realisasi. Entah belum ditepati atau malah ingkar janji.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Publik

Perempuan itu mengaku tengah mencoba menggugurkan kandungan. Sekarang usianya tiga bulan. Dia berharap Badan Kehormatan bertindak.

 

Ketua Badan Kehormatan DPRD Jeneponto, H Salinringi mengaku menerima surat itu. Dia berjanji melakukan penelusuran. Apakah cerita dalam surat itu sesuai fakta atau sekadar klaim.

"Kita harus telusuri ke lapangan. Insya Allah kita upayakan hari Senin," ujarnya, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga : Rakor Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Jeneponto

Salinringi bilang, setiap pengaduan harus dilakukan klarifikasi. Apalagi dalam surat itu tidak ada lampiran bukti apapun. Butuh saksi yang menguatkan.

BK sengaja tak langsung memanggil oknum legislator yang tertuduh.

"Kita sepakati untuk diklarifikasi dulu. Nanti kita pertemukan setelah mendapatkan data-data di lapangan," tambah Salinringi.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Reposisi Pejabat di Beberapa OPD Strategis

Rakyatku.com sempat menghubungi oknum legislator dimaksud. Dia mengaku belum tahu surat itu. Belum diberi tahu Badan Kehormatan DPRD Jeneponto.

"Surat apa itu? Tidak adapi juga anunya ini konfirmasinya dari kantor. Itumi masalahnya juga, saya belumpi lihat anunya ini, otomatis kalau yang sebarki itu, pasti ada penyampaian juga ke saya toh. Tapi sampai sekarang juga belum," katanya.

Penulis : Samsul Lallo