RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Indonesia memberlakukan larangan mudik dimulai 6--17 Mei 2021 berlaku untuk semua lapisan masyarakat.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, senang dengan kebijakan itu.
Pria yang juga menjabat sebagai General Manager (GM) Hotel Claro Makassar ini sangat antusias. Sebab, jika Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar juga memberlakukan larangan mudik, akan berdampak baik untuk perhotelan.
Baca Juga : HORE Expo 2026 Dorong Kebangkitan Industri Hotel dan Restoran Sulsel, Libatkan Puluhan Tenant UMKM
Menurutnya, selama ini memang yang menjadi destinasi liburan adalah tempat-tempat wisata di daerah Bali, Lombok, dan Yogyakarta. Dengan larangan mudik akan menjadi keuntungan bagi Sulawesi Selatan, khususnya di sektor perhotelan.
Anggiat Sinaga akan memberikan promo-promo menarik agar masyarakat Makassar tetap melakukan staycation di hotel di bawah naungan Phinisi Hospitality.
"Ini akan menjadi peluang untuk daerah sendiri menggarap potensi pasar masyarakat lokal untuk bisa staycation di daerahnya sendiri," tutur Chief Executive Officer Phinisi Hospitality tersebut, Selasa (6/4/2021).
Baca Juga : Makassar Jadi Pusat Penguatan Industri Hotel, Zulkifli Nur Resmi Pimpin IHGMA Sulsel
Untuk di Hotel Claro Makassar sendiri, Anggiat menuturkan memberikan sedikit bocoran terkait promo yang akan diberikan.
"Bagi pengunjung yang menginap di Hotel Claro Makassar akan mendapatkan gratis laundry. Ini menjadi prioritas kami agar jika masa liburan kelar, pengunjung tidak akan disibukkan dengan mencuci pakaian kotornya," kata Anggiat.