RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kabagintelkam Mabes Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw, meninjau pengamanan pelaksanaan ibadah Jumat Agung di empat Gereja di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (2/4/2021).
Adapun keempat gereja yang ditinjau, yakni Gereja Paroki Maria Ratu Rosari-Kare Jalan Perintis Kemerdekaan, Gereja Mangamaseang Jalan Urip Sumoharjo, Gereja GPIB Immanuel Jalan Balaikota, dan Gereja Katedral Jalan Kajaolalido.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasinya terhadap pengamanan yang digelar aparat kepolisian dan TNI dalam pelaksanaan ibadah Jumat Agung di sejumlah gereja.
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
"Saya sampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian dan TNI yang sudah memberikan rasa aman bagi saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah di Gereja," kata Andi Sudirman yang mendampingi para jenderal tersebut.
Andi Sudirman juga meyakinkan masyarakat dan meminta untuk memberikan kepercayaan kepada pihak pengamanan dalam memberikan rasa aman dalam pelaksanaan ibadah Jumat Agung hingga ibadah Minggu Paskah.
Pengamanan tersebut, kata Plt Gubernur, juga merupakan perintah Presiden RI Joko Widodo kepada TNI/Polri untuk memberikan keyakinan dan rasa aman kepada masyarakat dan untuk meningkatkan kewaspadaan di seluruh daerah di Indonesia termasuk di Sulsel.
Baca Juga : Puncak Harganas Jadi Momentum Perkuat Komitmen Bangun Keluarga Tangguh dan Berkualitas
Sementara itu, Panglima TNI mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memberi rasa aman kepada masyarakat yang sementara melaksanakan ibadah Jumat Agung.
"Saya bersama Kabagintelkam didampingi Plt Gubernur Sulsel mengecek secara langsung gelar kekuatan yang dilaksanakan langsung oleh Bapak Pangdam dan Kapolda Sulsel di seluruh gereja yang ada di makassar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat karena saudara kita sedang melaksanakan ibadah Jumat Agung," ucapnya dalam konferensi persnya di depan Gereja Katedral Makassar.
Dia juga menjelaskan pelaksanaan pengamanan digelar dengan penempatan pasukan TNI Polri di titik-titik yang dianggap rawan.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
"Di situ kita berikan tambahan kekuatan, disamping itu juga kita laksanakan patroli keliling untuk memberikan keyakinan dan rasa aman kepada masyarakat baik di Gereja maupun di rumah-rumah," tegasnya.
Untuk itu, Marsekal Hadi berharap dengan pengamanan secara ketat tersebut, pelaksanaan ibadah Jumat Agung hingga Minggu Paskah bisa berjalan dengan lancar.
"Setelah saya melihat semua (Pengamanan) di gereja hari ini sudah tergelar dan pelaksanaan ibadah Jumat agung dilaksanakan dengan baik," lanjutnya.
Baca Juga : Raih Progres 25 Persen, PT Bumi Karsa Dapat Apresiasi DPRD Sulsel untuk Proyek MYP Paket 3
Seperti diketahui, pengamanan Gereja di Makassar diperketat setelah terjadinya aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Ahad (28/3/2021) lalu.