Senin, 22 Maret 2021 12:21
Editor : Redaksi

 

 

GOWA - Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni mengaku geram dengan pihak yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan dirinya untuk meraup keuntungan. Bahkan dirinya meminta hal tersebut diusut tuntas oleh pihak kepolisian setempat.

Hal ini setelah beredarnya pesan Whatsapp yang menggunakan foto dirinya dan mengaku dirinya untuk meminta sumbangan kepada sejumlah nomor dengan alasan untuk diberikan pada pembangunan pondok pesantren.

Baca Juga : Gowa Raih Kabupaten Terbaik III Nasional PPD Tahun 2024

"Saya tidak pernah melakukan penggalangan atau meminta dana ataupun sumbangan dalam bentuk apapun juga. Itu tidak benar," tegas Wabup Gowa saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/3).

 

Olehnya itu, dirinya berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak menanggapi jika mendapatkan pesan yang mengatasnamakan dirinya. Apalagi jika pesan tersebut perihal meminta sumbangan.

"Saya tidak pernah melakukan penggalangan dana dalam bentuk apapun. Jadi saya minta masyarakat jangan ditanggapi," ungkapnya.

Baca Juga : PMI Turunkan Bantuan Hingga Relawan Bantu Evakuasi Warga Korban Banjir dan Longsor di Sulsel

Selain itu, dirinya juga mengaku sudah menyampaikan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti demi menghindari adanya korban dari penipuan tersebut.

"Karena kalau ini dibiarkan ini akan berbahaya, apalagi mengatasnamakan pejabat dan meminta sumbangan. Saya berharap kepolisian bisa melacak orang ini untuk segera ditangkap," tegasnya.

Sebelumnya, beredar pesan WhatsApp dengan menggunakan nomor +62812-1716-6553. Pada akun ini juga didukung dengan foto Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni. Dalam isi pesan tersebut dirinya mengatakan akan melakukan penggalangan dana.

Baca Juga : Bupati Gowa Buka Rakor Pendidikan, Program Mahasantri Berlanjut ke Gelombang Kedua

"Saya Bapak Abd. Rauf Malaganni selaku Wakil Bupati Gowa akan mengalang donasi berupa uang ke berbagai pondok pesantren dan yayasan" tulis dalam pesan tersebut.