Sabtu, 20 Februari 2021 21:26
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,MAKASSARUniversitas Megarezky (Unimerz) Makassar melaksanakan proses asesmen lapangan akreditasi institusi secara daring, Jumat-Sabtu (19-20/2/2021).

 

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengutus tim assesor yang dipimpin Prof Indri Safitri Mukono dari Universitas Airlangga. Didampingi tiga penilai yakni Prof Anna Permanasari dari Universitas Pendidikan Indonesia, Prof Armasastra Bahar dari Universitas Indonesia, dan Dadang Suhendra dari Universitas Gunadarma.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa berjalan baik. Kami berasal dari institusi berbeda-beda. Tapi kami di sini ditugaskan oleh BAN-PT untuk melakukan asesmen lapangan. Jadi kami ini hanya akan melakukan evaluasi pemeriksaan dan klarifikasi terkait LED dan LKPT," ujar Prof Indri.

Baca Juga : Gelar Kuliah Umum, Unimerz Hadirkan Rektor UGM Sekaligus Ketua Forum Rektor Indonesia

“Setelah ini kami akan teruskan ke BAN-PT. Selanjutnya, hasilnya akan ditentukan oleh BAN-PT sendiri,” lanjutnya.

 

Wakil Rektor I Universitas Megarezky Makassar, Ns Julia Fitrianigsih menegaskan, assesmen lapangan akreditasi institusi ini merupakan pengalaman pertama sejak berubah menjadi universitas.

Meski begitu, semua proses assesmen yang berpusat di ruang LPM lantai 2 Gedung Rektorat Unimerz, Jalan Antang Raya Nomor 43 Kota Makassar, tersebut berjalan lancar sampai akhir kegiatan.

Baca Juga : Perjuangan Mahasiswi Unimerz Lewati Medan Berat demi Tolong Ibu Bersalin

"Ini adalah pengalaman pertama Universitas Megarezky assesmen lapangan secara daring. Bagi kami ini adalah tantangan sekaligus peluang. Tantangannya tentu untuk semua jajaran fakultas dan prodi, tapi peluangnya itu karena ini kesempatan kita yang diberikan oleh pemerintah melalui Kemendikbud untuk memperbaiki mutu yang lebih baik," jelasnya.

Ns Julia juga berharap, pihaknya bisa memperoleh hasil asesmen lapangan ini dengan baik.

Sekalipun ini menjadi pengalaman pertama assesmen lapangan secara daring sejak berubah menjadi universitas yang hanya dipersiapkan dalam waktu yang singkat, tetapi ia menilai berhak mendapat nilai memuaskan.

Baca Juga : Prodi S1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Unimerz Gelar Lokakarya Kurikulum Menuju Akreditasi Unggul

“Keempat assesor memberikan banyak masukan kepada kami selaku pengelola Universitas Megarezky untuk menjadi kampus terbaik. Kami hanya berharap, setelah assesor, sekalipun ini daring, tapi kita harap hasilnya maksimal," jelas Ns Julia.

Disebutkan bahwa ada sembilan kriteria akreditasi perguruan tinggi mulai visi misi tujuan strategis, tata kelola, mahasiswa, SDM, keuangan, pendidikan penelitian, pengabdian masyarakat, luaran capaian terhadap perguruan tinggi serta ada ratusan berkas juga dokumen yang telah dikirim ke BAN-PT.

Hal ini, kata dia, merupakan kesempatan bagi kami untuk meningkatkan kualitas Universitas Megarezky.

Baca Juga : BBPK Salah Satu Tempat Isolasi Ternyaman di Makassar, Prodi Profesi Ners Unimerz Ikut Beri Dukungan

"Sekalipun waktu kami limit, hanya tujuh hari, tapi kami pikir ini kerja yang baik dari tim dan kami yakin akan dapat hasil yang terbaik,” tutupnya.

Wakil Rektor 4 Bidang Kerja Sama dan Humas, Dr Hairuddin Kudding, berharap assesmen tersebut memperoleh hasil yang baik.

"Semoga dengan pelaksanaan assesmen lapangan ini dari BAN-PT yang dilakukan secara daring di Universitas Megarezky (Unimerz) berjalan dengan baik sehingga bisa memperoleh hasil yang baik, minimal memperoleh nilai B," harapnya.

Baca Juga : Prodi Pendidikan Profesi Ners Unimerz Ikut Workshop Implementasi Kurikulum AIPNI 2021

Perlu diketahui, sampai hari ini Unimerz sendiri telah memiliki banyak kemajuan, baik di bidang akademik, kerja sama, maupun dalam sektor keuangan.

Saat ini Unimerz memiliki 4.361 mahasiswa dan 266 dosen yang membina 23 program studi, 12 program studi telah terakreditasi B dan telah melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai wujud tri darma perguruan tinggi.

BERITA TERKAIT