Sabtu, 30 Januari 2021 20:02
Ilustrasi.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Laporan terbaru yang dikeluarkan lembaga Lowy Institute asal Australia menempatkan Selandia Baru di posisi pertama dalam penanganan COVID-19.

 

Di posisi kedua ada Vietnam. Lalu, melengkapi posisi tiga besar adalah Taiwan.

Perbandingan cara penanganan pandemi COVID-19 dilakukan terhadap 100 negara dengan menilai bagaimana tiap negara menanggapi pandemi.

Baca Juga : KALLA Perkuat Employee Experience Lewat Family Engagement, Libatkan Anak Karyawan Kenali Dunia Kerja Sejak Dini

Indikator yang digunakan termasuk jumlah kasus positif COVID-19 di tiap negara, jumlah kematian yang dikonfirmasi, serta jumlah tes yang dilakukan.

 

Indonesia berada di posisi ke-85, tidak berbeda jauh dengan India yang berada di posis ke-86.

Negara Asia Tenggara lainnya yang berada di urutan atas yaitu Thailand yang menempati posisi keempat dan Srilanka di urutan ke-10.

Baca Juga : Satgas PASTI Hentikan Snapboost, Modus Click to Earn Berkedok Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat

Herve Lemahieu dari Lowy Institute menjelaskan penilaian yang mereka lakukan menunjukkan negara-negara kecil biasanya menangani COVID-19 lebih efektif daripada negara besar.

"Negara-negara dengan populasi kurang dari 10 juta umumnya terbukti lebih sigap daripada negara dengan populasi besar dalam menangani keadaan darurat kesehatan," katanya Herve kepada ABC.

Beberapa negara kecil termasuk Siprus, Rwanda, Islandia, dan Latvia semuanya masuk daftar 10 negara terbaik dalam penanganan pandemi.

Baca Juga : Tak Sekadar Smartwatch, Galaxy Watch Ultra2 Jadi Asisten Kesehatan Berbasis AI untuk Aktivitas Outdoor

Menurut Herve, data itu juga membantah teori bahwa rezim otoriter berhasil mengelola pandemi lebih efektif daripada negara demokratis.

"Rezim otoriter umumnya menangani pandemi dengan lebih baik pada tahap awal. Mereka mampu memobilisasi sumber daya lebih cepat, dan melakukan lockdown lebih cepat," katanya.

"Tapi, untuk mempertahankannya terus menerus lebih sulit bagi mereka," jelas Herve.

Baca Juga : Telkomsel Kantongi Spektrum Terbesar, Siap Percepat 5G dan Perkuat Pengalaman Digital Indonesia

Sebaliknya, banyak negara demokratis pada awalnya menangani pandemi dengan buruk sebelum kasusnya meningkat pesat selama gelombang pertama.

Namun, beberapa negara demokratis dengan populasi besar, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, kemudian gagal memanfaatkan hal itu karena mereka tidak memberlakukan langkah-langkah kesehatan yang ketat seperti lockdown.

Herve menjelaskan 10 negara terbaik ini mencakup negara demokrasi liberal, rezim otoriter dan campuran.

Baca Juga : Batam Resmi Jadi Gerbang Digital Baru, TelkomGroup Hadirkan Kabel Bawah Laut NCC untuk Cloud dan AI

Namun, semuanya memiliki kesamaan yaitu menikmati manfaat dari aturan kesehatan yang ketat dan efektif.

"Yang membedakan respons yang efektif terhadap pandemi bukanlah tentang tipe rezim di negara itu. Tapi apakah rakyat mempercayai pemimpin mereka dan apakah pemimpin itu kompeten dan efektif," ujar Herve.

Peringkat negara untuk penanganan COVID-19

1. Selandia Baru
2. Vietnam
3. Taiwan
4. Thailand
5. Siprus
6. Rwanda
7. Islandia
8. Australia
9. Latvia
10. Sri Lanka

Sumber: ABC Indonesia

BERITA TERKAIT