Senin, 04 Januari 2021 22:04
Ilustrasi
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Pria yang menghabiskan 28 tahun di penjara setelah didakwa melakukan pembunuhan, diberikan uang ganti rugi sebesar 7 juta poundsterling (Rp133 miliar).

 

Chester Hollman III dinyatakan bersalah atas pembunuhan di Philadelphia, Amerika Serikat (AS).

Hollman yang bekerja sebagai supir ini harus menghabiskan hidupnya selama 28 tahun di penjara karena tuduhan pembunuhan yang tidak dilakukannya.

Baca Juga : Heboh, Pria Memakai Kaos Oblong Bersarung Biru Munculkan Uang dari Balik Bantal

“Tidak ada kata-kata untuk mengungkapkan apa yang diambil dari saya,” ujarnya, dikutip Daily Star.

 

“Tapi penyelesaian ini menutup babak yang sulit dalam hidup saya karena keluarga saya dan saya sekarang memulai yang baru,” terangnya.

Kasus ini terjadi pada 1991, ketika Hollman masih berusia 21 tahun. Dia didakwa membunuh seorang siswa dalam perampokan yang gagal di Philadelphia, AS.

Baca Juga : Wanita Ini Cek Rekening Bank Setelah 60 Tahun, Perubahan Saldonya Bikin Kaget

Dia tidak memiliki catatan kriminal dan bekerja sebagai supir mobil lapis baja.

Pada 2019, hakim memerintahkan pria berusia 49 tahun itu dibebaskan setelah hampir tiga dekade di balik jeruji besi.

Hollman dibebaskan setelah Jaksa Wilayah Larry Krasner dari Conviction Integrity Unit setuju untuk meninjau kasusnya pada tahun 2018.

Baca Juga : Viral Petani Ukraina "Curi" dan Tarik Tank Rusia Pakai Traktor

Unit tersebut menyimpulkan tidak mungkin dia melakukan pembunuhan.

Hakim mengatakan polisi dan jaksa telah mengembangkan kasus ini berdasarkan pernyataan palsu dari orang-orang yang mereka paksakan sebagai saksi.

Philadelphia Inquirer melaporkan petugas juga menahan bukti yang menunjuk ke pelaku sebenarnya.

Baca Juga : Pria Ini Kesulitan Bernapas Bertahun-tahun, Ternyata Ada Gigi Tumbuh di Rongga Hidung

Pengacara Hollman, Amelia Green mengatakan ada bukti kuat yang tak terbantahkan jika Hollman tidak bersalah dan tidak akan pernah dihukum kecuali pelanggaran yang dilakukan polisi.

“Dia akan melakukan yang terbaik untuk terus melangkah ke depan,” terangnya.

Dia juga menggambarkan Hollman sebagai orang yang sangat kuat.

Baca Juga : Lagi Viral, Bersandal Jepit Tenteng Kresek Berisi Uang Rp 300 Juta

Sang pengacara mengatakan Hollman menjadi sasaran karena dia adalah pria kulit hitam yang mengendarai SUV putih.

Sementara itu, polisi dan pejabat kota tidak mengakui kesalahan apa pun terkait kasus itu di masa lalu.

Polisi mengatakan kendaraan itu cocok dengan deskripsi mobil yang terlihat meninggalkan TKP.

Tapi tidak ada bukti fisik yang mengaitkannya dengan penembakan Tae-Jung Ho, seorang mahasiswa Universitas Pennsylvania.

Kisahnya sempat dimuat dalam serial Netflix “The Innocence Files” tahun lalu, yang membahas tentang hukuman yang salah.

 

sumber: okezone.com

BERITA TERKAIT