Rabu, 09 Desember 2020 13:02
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - WHO dalam menyampaikan, menjelaskan manfaat vaksin Covid-19 kepada masyarakat akan jauh lebih efektif dibandingkan mewajibkannya. Menurut mereka, keputusan bagaimana vaksinasi dilaksana tergantung pemerintah masing-masing.

 

Lembaga kesehatan PBB itu menegaskan bahwa mewajibkan imunisasi adalah langkah yang salah. Itu karena sudah ada contoh di masa lalu mewajibkan vaksin hanya mendapat perlawanan yang lebih keras dari masyarakat.

"Saya pikir, mewajibkan bukan jalan untuk mencapainya, terutama untuk vaksin-vaksin ini," kata Direktur Imunisasi WHO, Kate O'Brien, dikutip Japan Times, Rabu (9/12/2020).

Baca Juga : WHO Akhiri Status Darurat Kesehatan Global Covid-19

"Sebenarnya, posisi yang lebih baik adalah membujuk dan memfasilitasi vaksinasi tanpa persyaratan, saya pikir kami tidak membayangkan ada negara yang mewajibkan vaksinasi," tambahnya.

 

WHO mengakui, ada pertempuran yang harus dihadapi untuk menyakinkan masyarakat melakukan imunisasi saat vaksin sudah tersedia.

Direktur Kedaruratan WHO, Michael Ryan, mengatakan kisah vaksin adalah kisah kemenangan. "Kemenangan terobosan manusia, atas musuh mikroba yang potensial, kami harus menyakinkan dan membujuk masyarakat," kata Ryan.

Baca Juga : WHO: Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Bisa Capai 20 Ribu Jiwa

Menurut Ryan, semua pihak yang bekerja di bidang kesehatan publik akan menghindari upaya untuk mewajibkan vaksin. Dia mengatakan lebih baik membujuk masyarakat dengan data dan manfaatnya lalu biarkan masyarakat yang memutuskan sendiri.

"Dalam sejumlah kondisi tertentu, saya yakin divaksin adalah tindakan yang paling bertanggung jawab untuk dilakukan," katanya.