Rabu, 18 November 2020 19:02
ILUSTRASI
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM -- Selalu ada pertolongan Tuhan. Seorang penumpang Lion Air melahirkan dalam pesawat yang sedang terbang dari Jayapura menuju Makassar.

 

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-797 itu lepas landas dari Bandara Sentani pada pukul 13.35 WIT. Sekitar 50 menit mengudara, pendamping penumpang dimaksud meminta bantuan kepada awak kabin.

Dia bilang, penumpang di sebelahnya mengeluh sakit perut. Dia meminta air putih hangat.

Baca Juga : Pesawat Lion Air Kecelakaan di Merauke, Sayap Patah

Pimpinan awak kabin bernama Novitalia bersama kru kabin lainnya menghampiri penumpang tersebut. Setelah mendapatkan informasi detail, mereka segera melakukan pengumuman, apakah dalam penerbangan terdapat dokter.

 

Seorang penumpang unjuk tangan. Dia Marthina Setiawati Randabunga. Mengaku sebagai dokter sambil menunjukkan identitas resmi serta dokumen pendukung lainnya.

Koordinasi dan kerja sama yang baik antara awak kabin dan dokter, proses persalinan penumpang termasuk penanganannya tersebut berjalan normal. Dilakukan di kursi bagian belakang. Ibu dan anak dalam keadaan sehat serta selamat.

Baca Juga : Trouble Flaps, Lion Air Angkut 178 Penumpang Sempat Return to Base ke Bandara Juanda

Perempuan yang melahirkan tersebut, Anastasia Geavani. Dia memiliki tiket perjalanan Merauke-Jayapura-Makassar-Jakarta pada Selasa (17/11/2020). Namun, belum sampai Makassar, dia keburu melahirkan.

Melihat penumpangnya melahirkan, pilot Kapten Eirstanto Prabowo bersama kopilot Tanto Adi Prasetyo memutuskan mengalihkan pendaratan ke Bandara Pattimura, Ambon, Maluku.

Pilot menginformasikan kepada petugas lalu lintas udara dan petugas darat bahwa dalam penerbangan terdapat penumpang yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut.

Baca Juga : Penerbangan Lior Air Surabaya-Makassar Dialihkan gara-gara Pesawat Tabrak Burung

Pesawat mendarat pada pukul 15.49 WIT. Setelah pesawat udara parkir pada tempatnya dan pada posisi sempurna, petugas layanan darat Lion Air bersama tim medis segera menangani penumpang dimaksud untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.

Selanjutnya, Lion Air penerbangan JT-797 kembali mengudara dari Bandara Pattimura menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pukul 16.30 WIT. Pesawat tiba di Makassar pada pukul 17.15 wita.

"Lion Air mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada awak kabin yang bertugas, dokter pada penerbangan, serta ground handling di Ambon yang menangani operasional dan penanganan satu penumpang melahirkan penerbangan JT-797," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Baca Juga : Lion Air Buka Rute PP Makassar-Semarang, Tiket Mulai Rp1 Jutaan

Menurutnya, awak kabin --pramugari dan pramugara-- Lion Air sudah dibekali kemampuan melalui pendidikan dan pelatihan dalam menjalankan profesinya guna menjaga penumpang agar tetap aman dan memastikan semua aktivitas berjalan menurut SOP.

Setiap awak kabin dilatih secara terampil mampu menangani berbagai keadaan darurat, seperti asap, penanganan barang berbahaya, ancaman bom, hingga insiden medis yang tak terduga seperti penumpang sakit atau melahirkan.

Menurut Danang, regulasi dari Lion Air Group menerapkan ketentuan bagi ibu hamil usia kehamilan di atas 28 pekan wajib menyertakan surat keterangan medis untuk ikut dalam penerbangan.

Baca Juga : Penumpang Mendadak Disuruh Pasang Masker Oksigen, Lion Air RTB Setelah 15 Menit Mengudara

Pada usia kehamilan 36 pekan sudah tidak diperbolehkan terbang menggunakan pesawat terbang. Dia berharap calon penumpang memberikan informasi yang jelas untuk keselamatan penerbangan.

BERITA TERKAIT