Selasa, 20 Oktober 2020 15:59
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Calon Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto memenuhi panggilan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Bulukumba, atas Laporan dirinya oleh FORDERAK Ke Bawaslu Provinsi.

 

Pria berkacamata itu dilapor pada Jumat (16/10/2020) lalu, yang dinilai oleh FORDERAK melakukan dugaan pelanggaran pemilu tentang pemanfaatan program selama menjabat sebagai wakil Bupati Bulukumba.

Pelapor, yang bernama Jalal Bachtiar mengaku datang ke Bawaslu Provinsi Sulsel dengan menyampaikan beberapa bukti berupa lampiran link pemberitaan tentang Tomy Satria yang hadir sebagai wakil bupati menyerahkan bantuan Bantuan Langsung Tunai ke Masyarakat.

Baca Juga : Bareng Istri dan Anak, Tomy Satria Nyoblos di TPS14 Caile

Kasus ini dilimpahkan ke Bawaslu Kabupaten Bulukumba untuk ditindaklanjuti. Tomy Satria pun menjawab sejumlah pertanyaan atas kasus tersebut.

 

Calon Bupati nomor urut 3 itu mengaku, jika kehadirannya diundang oleh pemerintah desa untuk menyerahkan bantuan BLT kemasyarakat sebelum penetapan, bukan mengkampanyekan dirinya maju sebagai calon bupati.

"Saya selaku wakil bupati hadir karena diundang pemerintah desa menyerahkan bantuan itu. Tidaklah mungkin saya ingin menolaknya. Di sana, tak sedikitpun saya pernah menyampaikan ajakan ke masyarakat dan mengkampanyekan diri sebagai calon bupati," Ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2020).

Baca Juga : 33 Ribu Relawan Kacamatayya akan Kawal Pemungutan Suara di TPS

Ia pun membeberkan, jika dirinya telah memenuhi panggilan Bawaslu Bulukumba, sebagai bentuk ketaatannya terhadap regulasi.

"Saya hanya ingin menyampaikan ke masyarakat Bulukumba, yang saya cintai dan sayangi, ini adalah ujian Allah yang harus kita jalankan. Tantangan ini membuat kita semakin kuat. Apa yang terjadi hari ini, dan juga laporan tersebut, hanya karena ada orang yang sengaja ingin menjauhkan kami dari masyarakat," ujarnya.

Pria yang masih menjabat sebagai wakil Bupati Bulukumba itu pun meminta kepada seluruh masyarakat Bulukumba dan relawannya agar tetap bersabar dan berdoa agar ujian tersebut bisa dilalui.

Baca Juga : Jubir Kacamatayya Minta Menkominfo Blokir Salah Satu Media Online Bulukumba, Diduga Sebar Hoaks

"Kita semua percaya, pohon yang menjulang tinggi memang menjadi sasaran tiupan angin kencang. Tapi perlu saya sampaikan, jika akar dan batangnya tetap kokoh. Doa-doa masyarakat Bulukumba menjadi kekuatan bagi kami," kuncinya.

Penulis : Rahmatullah