RAKYATKU.COM, WAJO - Buruh yang tergabung dalam Federasi Pertambangan dan Energi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSE) Kabupaten Wajo, bersama mahasiswa dan Pemuda Pancasila Kabupaten Wajo melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Wajo, Selasa (13/10/2020).
Mereka demo untuk menolak UU Cipta Kerja. Buruh dan mahasiswa mendesak Bupati Wajo, Amran Mahmud menandatangi surat pernyataan penolakan UU Cipta Kerja.
“Kami ingin pak bupati tanda tangan surat pernyataan penolakaan UU Cipta Kerja,” kata Ketua FPE KSBSE Kabupaten Wajo, Kadir Nongko.
Baca Juga : Hadiri Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel, Bupati Andi Rosman Ajak Guru Junjung Sportivitas dan Kreativitas
Sementara Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, sangat mendukung apa yang diperjuangkan buruh. Amran pun berjanji akan menindak lanjuti semua yang diperjuangkan buruh.
“Apa yang buruh aspirasi akan kami hadapkan di bapak Gubernur Sulsel," tambah Amran.
BERITA TERKAIT
-
DLH Kabupaten Wajo Optimistis Pelayanan Lingkungan Tetap Maksimal Meski Anggaran Terbatas
-
Pengelolaan Keuangan Tetap Sehat, Bupati Wajo Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 di DPRD
-
Mewakili Bupati, Kepala BKPSDM Wajo Perkuat Silaturahmi di Pengukuhan KKW Sumatera Selatan
-
Wabup Wajo Lepas Kontingen Porsenijar PGRI, Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Daerah