RAKYATKU.COM, WAJO - Buruh yang tergabung dalam Federasi Pertambangan dan Energi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSE) Kabupaten Wajo, bersama mahasiswa dan Pemuda Pancasila Kabupaten Wajo melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Wajo, Selasa (13/10/2020).
Mereka demo untuk menolak UU Cipta Kerja. Buruh dan mahasiswa mendesak Bupati Wajo, Amran Mahmud menandatangi surat pernyataan penolakan UU Cipta Kerja.
“Kami ingin pak bupati tanda tangan surat pernyataan penolakaan UU Cipta Kerja,” kata Ketua FPE KSBSE Kabupaten Wajo, Kadir Nongko.
Baca Juga : Panen Raya di Tengah Kemarau, Bupati Wajo Apresiasi Para “Pejuang Pertanian” Desa Sappa
Sementara Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, sangat mendukung apa yang diperjuangkan buruh. Amran pun berjanji akan menindak lanjuti semua yang diperjuangkan buruh.
“Apa yang buruh aspirasi akan kami hadapkan di bapak Gubernur Sulsel," tambah Amran.
BERITA TERKAIT
-
Andi Rosman Paparkan Strategi Penguatan PAD dan Pembenahan Wajo Energi Jaya
-
Gerakan Ember Biopori di Wajo Dimulai dari Rumah Aparatur, Menyasar Kecamatan hingga Desa
-
Bupati Wajo Ungkap 4.785 Paket Infrastruktur Senilai Rp 155 Miliar
-
Bupati Wajo Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tancung dan SMA 3 Wajo