Nur Hidayat Said : Rabu, 05 Agustus 2020 08:03
Erna Rasyid Taufan.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Parepare kembali membagikan westafel portabel atau alat pencuci tangan menggunakan pedal kaki atau yang kerap disebut westafel keran injak.

Kali ini, penerima adalah SDIT KH Ahmad Dahlan. Bantuan westafel diserahkan Ketua BKMT Parepare, Erna Rasyid Taufan, kepada Kepala SDIT KH Ahmad Dahlan, Saiful Amir di rumah jabatan Wali Kota Parepare, Senin (3/8/2020).

"Kami kembali melaksanakan program Bascov atau Basmi Covid-19 dengan menyerahkan bantuan westafel keran injak. Ini adalah tahap kedua. Jumlahnya sama dengan tahap pertama, yakni 10 unit," ujar Erna Rasyid Taufan yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Parepare.

Melalui program Bascov tersebut, lanjut Erna, pihaknya berkomitmen mendukung Pemkot Parepare dalam menuntaskan penyebaran Covid-19, dengan cara menyosialisasikan cara mencuci tangan tanpa memegang keran air atau tempat sabun.

"Jadi westafel ini dapat meminimalisir penularan virus corona karena tidak menggunakan tangan. Untuk membuka keran air dan sabun cukup menginjak pedal pada bagian bawah westafel. Pedalnya terpisah, satu untuk air dan satu sabun," terangnya.

Erna juga mengungkapkan, selain BKMT, organisasi yang dipimpin, seperti PKK dan FKPPI akan melakukan hal serupa.

"Anggaran BKMT terbatas jika kita pengadaan dengan jumlah yang banyak, maka ke depan kami akan mencoba secara pribadi untuk memberikan masyarakat. Sekalian itu, akan ada program lomba PKK yang hadiahnya kita siapkan westafel injak," papar istri Wali Kota Parepare ini.

Erna berharap, pengadaan dan penyerahan bantuan Bascov berupa westafel pedal tersebut dapat menginspirasi masyarakat Parepare untuk meningkatkan perekonomiannya melalui pembuatan westafel kaki.

"Makanya saya pesan awal 10 supaya dicontoh masyarakat Parepare, tapi sampai saat ini saya belum melihat ke arah itu. Ada yang bikin kemarin, tapi belum dijual. Saya maunya ada yang berpikir membuat westafel injak di Parepare, dan akan kami beli dari situ. Jadi bisa memberdayakan masyarakat Parepare," beber Erna Rasyid Taufan.