RAKYATKU.COM - Kasus virus corona di Bulukumba kian mengkhawatirkan. Saat di daerah lain sudah mereda, di daerah berjuluk Butta Panrita Lopi justru meningkat.
Hingga Jumat (26/6/2020) jumlah pasien positif menembus angka 100 orang.
Pasien ke-100 sempat dirawat di RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja. Pria berusia 70 tahun itu meninggal dunia dan dikuburkan di pemakaman di Dusun Parunge, Desa Manjalling, Kecamatan Ujungloe.
"Jumlah pasien positif yang meninggal di Bulukumba sudah tiga orang. Dua orang dari Kecamatan Ujungbulu dan satu orang dari Kecamatan Kindang," beber juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bulukumba, Muhammad Daud Kahal.
Namun, lanjut Daud Kahal, ada juga tambahan pasien positif yang sembuh lima orang. Tiga di antaranya adalah tenaga kesehatan. Mereka sudah dijemput Tim Gugus Covid-19 di Hotel Almadera Makassar.
Ketiga tenaga kesehatan dengan nomor registrasi 025, 026, dan 027 itu dirawat di hotel sejak 16 Juni atau 11 hari lamanya.
Dua pasien sembuh lainnya yaitu pasien 031 yang beralamat di Ujungbulu dan pasien 037 asal Gantarang.
Sejak dinyatakan positif pada tanggal 18 Juni, keduanya menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Sebelumnya pasien 031 sudah melakukan swab lanjutan secara mandiri di salah satu rumah sakit di Makassar dan hasilnya negatif.
Dengan tambahan lima pasien sembuh ini, maka jumlah kasus positif yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 25 orang.