RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Pasien Covid-19 di Jeneponto terus bertambah. Kini dua petugas medis yang bekerja di salah satu puskesmas di Jeneponto dinyatakan terpapar wabah virus yang mematikan itu.
Hal tersebut diungkapkan pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jeneponto, Susanti Mansur terkait adanya petugas medis yang bekerja di puskesmas positif Covid-19.
"Betul itu Dek. Ada petugas (medis) Puskesmas Barana yang positif corona," ujar Susanti kepada Rakyatku.com lewat sambungan telepon, Minggu (21/6/2020).
Susanti bilang, setelah dilakukan tracing, mereka tertular bukan di PKM. Suami yang bersangkutan yang keluar masuk daerah karena bekerja sebagai pedagang.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto pun melakukan tracing dan pengambilan swab kepada rekan kedua petugas medis itu. Hasilnya negatif.
"Jadi dua orang ini dengan masing-masing cluster penularan, bukan dari PKM, karena dari semua tenaga PKM yang lainnya yang telah kita swab sebanyak 60 orang. Hasilnya negatif," sebutnya.
Sementara untuk dua petugas medis yang positif, kata Susanti, keduanya sedang diisolasi kurang lebih sepekan di Makassar.
"Dilakukan isolasi mandiri di Hotel Almadera. Kondisinya semakin membaik. Kita menunggu hasil swab ketiga semoga hasilnya negatif dan sembuh," jelasnya.
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir mengatakan, dengan adanya dua petugas medis positif Covid-19, total kasus positif di Jeneponto sebanyak 13 orang.
"Untuk ODP 40 orang, PDP nol, positif 13 orang, dan sembuh tujuh orang," tutup Irfan Amir.