RAKYATKU.COM - Otoritas Kroasia mengumumkan bencana alam di provinsi paling utara negara itu. Puluhan juta lebah mati secara misterius.
Peternak lebah menemukan hamparan kawanan lebah yang mati pekan lalu. Ditemukan di wilayah Medzimurje, dekat perbatasan dengan Hongaria.
Sekitar 1.150 sarang tersapu bersih. Sekitar sepertiga apiaris di daerah itu mengalami kerugian.
"Kami menduga pestisida adalah penyebabnya. Tapi penyelidikan masih berlangsung, jadi tidak ada yang bisa dikatakan dengan pasti," ujar Zeljko Vrbos dari Asosiasi Peternakan Lebah Kroasia seperti dikutip dari Bloomberg.
Menteri Pertanian, Marija Vuckovic mengatakan kepada penyiar RTL bahwa analisis telah menunjukkan bahwa serangga tidak mati karena penyakit.
Namun, dia menolak untuk menyatakan penyebabnya sampai pihak berwenang menyimpulkan penyelidikan mereka.
Pengumuman bencana alam memungkinkan negara untuk membayar kompensasi atas kerugian pertanian. Negara Adriatik adalah rumah bagi sekitar 10.000 peternak lebah, yang 500.000 sarangnya memproduksi sekitar 8.000 ton madu setahun.
Lebah juga penting untuk pertanian modern, karena mereka secara signifikan meningkatkan hasil panen mulai dari rapeseed hingga pohon buah-buahan melalui penyerbukan.
Namun, mereka telah menghadapi ancaman yang semakin meningkat abad ini dari meluasnya penggunaan pestisida dan herbisida, penyebaran pertanian monokultur dan faktor-faktor lain yang telah menyebabkan kematian jutaan koloni di seluruh dunia.
Meskipun ukuran kematian di Kroasia besar, Vrbos mengatakan itu tetap menjadi peristiwa lokal.
"Itu di lokasi yang kecil, jadi kami tidak mengharapkan hasil panen yang lebih rendah atau kekurangan madu karena hilangnya koloni lebah ini," kata Vrbos.