RAKYATKU.COM,PANGKEP - Warga Kampung Biku, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci penuh perjuangan untuk melaksanakan salat Jumat.
Kampung salah satu yang terpencil di Kabupaten Pangkep. Berada di antara gunung karst Kabupaten Maros dan Pangkep.
Salah seorang warga, Ramli (42) mengaku harus berjalan kaki selama 4-5 jam hanya untuk melaksanakan salat Jumat di masjid.
"Harus jalan kaki lewat gunung terjal untuk ke masjid ataupun ke pasar dan jika ada kebutuhan di kota. Karena tak ada kendaraan yang bisa ke sini," ujarnya kepada jurnalis Rakyatku.com, Minggu (14/6/2020).
Dengan mengandalkan hasil pertanian dan ternak, warga di kampung ini bertahan hidup sekian tahun lamanya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga mereka.
Mereka ke pasar dua kali sepekan, Selasa dan Sabtu. Mereka berjalan kaki melewati gunung, lembah, dan sungai. Biasanya warga membawa ternak atau beras untuk dijual.
"Tak ada sekolah dan masjid, yang ada hanya genset dan pabrik gabah biasa. Jadi semua kebutuhan harus didapat di kota," tambah Tarike (54), warga lainnya.
Selain minim fasilitas, warga di kampung terisolasi ini juga tak ada yang mendapatkan bantuan BLT maupun BST. (Tajuddin Mustaming/Rakyatku.com)