RAKYATKU.COM - Berjarak 100 kilometer dari Hyderabad, pria itu meninggal di depan orang banyak. Dua jam meminta pertolongan. Tak satu pun yang berani menyentuhnya.
R Srinivas Babu, pria itu. Berusia 52 tahun. Dia naik bus dari Kamareddy ke Secunderabad.
Dalam perjalanan, dia mengeluh sesak napas. Dia meminta sopir bus untuk menurunkannya di Chegunta. Di atas trotoar, dia sempat pingsan.
Beberapa warga setempat dan polisi mencoba membantunya. Mereka memanggil mobil ambulans.
Tetapi ketika mobil dan petugas ambulans tiba di tempat kejadian, mereka juga tidak melakukan apa pun. Alasannya, mereka tidak mengenakan alat pelindung.
Akhirnya, polisi memanggil ambulans lain dan memberi tahu agar petugasnya memakai alat pelindung diri. Sebelum ambulans tiba, pria itu sudah meninggal.
"Semua orang menonton tanpa daya ketika drama berlangsung selama dua jam," kata seorang warga setempat.
"Meskipun ada polisi, pria itu tidak bisa mendapatkan bantuan tepat waktu dan meninggal di jalanan," tambahnya.
Jasadnya lalu dievakuasi ke Hyderabad dan diserahkan kepada keluarganya. Anggota keluarga Babu mengatakan bahwa korban punya riwayat penyakit asma.
Sebelum meninggal, Babu masih sempat berbicara yang direkam di ponsel. Dia mengatakan bahwa dia turun dari bus dengan harapan pergi ke rumah sakit terdekat dan berharap seseorang akan membantunya.
Rekaman itu beredar luas di media sosial.