Selasa, 09 Juni 2020 09:02
ILUSTRASI
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Kelahiran bayi seharusnya merekatkan hubungan. Namun, di Arab Saudi, sepasang suami istri justru bercerai hanya gara-gara bertengkar untuk memberi nama anak mereka.

 

Media Arab Saudi melaporkan, pasangan itu masing-masing ngotot ingin menamai bayinya dengan kakek nenek mereka. Karena tidak ada kesepakatan, mereka memutuskan bercerai.

Namun, seorang ahli konseling perkawinan meragukan alasan perceraian itu. Menurutnya, pertengkaran tentang penamaan bayi tidak akan menyebabkan perceraian. Kecuali ada masalah pernikahan lainnya.

"Argumen tentang penamaan bayi itu hanya salah satu alasan untuk perceraian. Ada akumulasi masalah sebelumnya yang dihasilkan dari kurangnya dialog antara pasangan," urai Ahmad Al Najjar, pakar tersebut.

 

Al Najjar menyarankan pasangan mempertahankan pernikahan. Apalagi saat bayi sedang membutuhkan banyak waktu dan energi.

"Pasangan mungkin merasa gaya hidup mereka berubah secara dramatis begitu bayi lahir. Banyak yang tidak siap untuk perubahan yang datang dengan menjadi orang tua," katanya.

Dia mengatakan, masalah memilih nama bayi yang baru lahir bukanlah hal yang mudah. Tetapi bayi berhak mendapatkan salah satu nama terbaik.

"Adalah salah bagi anak untuk dipanggil dengan nama hanya karena itu indah atau trendi di telinga. Orang tua harus menyadari arti atau terkejut bahwa artinya tidak dapat diterima setelah jangka waktu tertentu," katanya.

Peneliti sosial, Dr Abdullah Al Qarni mengatakan, perselisihan biasanya terjadi tentang penamaan bayi baru lahir jika tidak ada kesepakatan sebelumnya antara pasangan sebelum kelahiran anak.

Al Qarni menjelaskan bahwa salah satu masalah yang terjadi antara pasangan adalah keyakinan suami bahwa ia menamai putrinya dengan ibunya, dan ini tidak benar. 

Nama itu, katanya, sudah sangat kuno dan tidak mengikuti generasi anak itu. Dapat menyebabkan masalah sosial dan masalah psikologis di antara teman-temannya kelak.

Al Qarni membenarkan bahwa sang ayah harus melihat dampak dari keputusan tersebut dalam jangka panjang. Anak itu mungkin sangat terpengaruh jika namanya tidak sesuai dengan generasinya dan menyebabkan dia sangat tidak menyukai nama ini.


 

TAG

BERITA TERKAIT