Senin, 08 Juni 2020 20:37
Bupati Bulukumba
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Sempat diumumkan sudah bebas corona, pasien positif kembali bertambah di Bulukumba. Tidak tanggung-tanggung, ada delapan kasus baru.

 

Kedelapan pasien tersebut tergolong kasus transmisi lokal. Mereka terinfeksi dari pasien positif sebelumnya yakni pasien 011 di Tanete, Kecamatan Bulukumpa dan pasien 012 di Bintarore, Kecamatan Ujungbulu.

Enam di antaranya adalah tenaga kesehatan. Tiga orang dari Puskemas Tanete. Tiga lainnya bertugas di RSUD Haji Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Satu pasien lainnya berusia tiga tahun. Dia anak dari salah seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Tanete. Satu lainnya, cleaning service Puskesmas Tanete.

 

Sebelumnya, para kontak erat dari dua pasien sebelumnya telah dikarantina di Hotel Agri. Ada juga yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Hari ini kita menerima hasil swab dari Dinas Kesehatan provinsi. Dari 153 yang kita swab, ada delapan orang yang positif," kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 Bulukumba, AM Sukri Sappewali saat memberikan keterangan di kantor bupati, Senin (8/6/2020).

Dikatakan, mereka positif karena pengabdiannya sebagai petugas medis sehingga rawan terpapar Covid-19.

"Untuk itu pemerintah daerah bertekad bagaimana bisa menyembuhkan mereka dan mengevakuasi untuk dirawat di Makassar," tambah AM Sukri Sappewali.

"Mari kita berdoa semoga para tenaga medis dan masyarakat yang terpapar bisa segera sembuh," katanya.

Bupati dua periode itu memerinci, dari enam tenaga kesehatan tersebut, satu orang dokter dari RSUD dan satu orang dokter Puskesmas Tanete. Empat lainnya tenaga perawat.

"Ada satu orang anak dari nakes umur 3 tahun, tetapi orang tuanya yang nakes hasil swabnya negatif. Kemungkinan anak ini terpapar karena sering dibawa ke puskesmas," imbuhnya.

Olehnya itu dia berharap mulai saat ini, petugas kesehatan tidak membawa anak-anaknya ke fasilitas kesehatan. Apalagi kalau anak-anak memasuki ruang perawatan atau area terlarang.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Wahyuni menyampaikan setelah adanya tambahan pasien positif tersebut, pihaknya kembali akan melakukan upaya-upaya pencegahan penularan seperti penelusuran kontak erat, dan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan.

“Hari ini kami dapat berita yang cukup menyedihkan karena tenaga kesehatan sebagai garda terdepan ternyata terpapar. Namun kasus ini tidak menurunkan semangat kami untuk tetap mengajak tenaga kesehatan dalam upaya penanggulangan dan pencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Wahyuni tetap mengharapkan masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Mulai memakai masker, menjaga jarak, hingga sering cuci tangan.

Dengan bertambahnya pasien positif Covid-19 Bulukumba maka jumlah kasus positif Covid-19 saat ini total 20 orang. Sepuluh orang sudah sembuh dan 10 lainnya masih dirawat.


Berikut Data 8 Pasien Positif Baru di Bulukumba:

013 Perempuan (34 tahun), Tenaga Kesehatan RSUD 

014 Laki-laki (3 tahun) alamat Kecamatan Bulukumpa (anak nakes PKM Tanete)

015 Perempuan (33 tahun), Tenaga Kesehatan RSUD

016 Perempuan (28 tahun), Tenaga Kesehatan RSUD

017 Perempuan (56 tahun), Tenaga Kesehatan Puskesmas Tanete

018 Laki-laki (31 tahun), Cleaning Service Puskesmas Tanete

019 Perempuan (35 tahun), Tenaga Kesehatan Puskesmas Tanete

020 Perempuan (32 tahun), Tenaga Kesehatan Puskesmas Tanete 

TAG

BERITA TERKAIT