Kamis, 21 Mei 2020 16:45
Kasrudi
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM – Wajar banyak yang was-was dengan berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Soalnya, masih banyak warga yang belum patuh.

 

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Kasrudi termasuk yang berharap PSBB diperpanjang. Namun, diterapkan lebih tegas. Tidak seperti pada dua tahap sebelumnya.

"Saya berharap PSBB kali ini memiliki sanksi yang membuat orang jera," katanya, Kamis (21/5/2020).

Kalaupun PSBB tidak dilanjutkan, dia berharap ada peraturan wali kota yang mengatur protokol kesehatan Covid-19. Dengan demikian, dalam beraktivitas, warga tetap waspada.

 

"Wajar lah memang membuka pertokoan atau pabrik-pabrik sehingga tidak banyak yang di-PHK. Tapi harus ikut protokol kesehatan. Jangan sampai kasus Covid-19 melonjak," katanya.

Apalagi pada momentum lebaran. Kasrudi meminta pemerintah kota tetap melakukan pemantauan terhadap toko-toko besar yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah banyak.

Pasar grosir Butung salah satunya. Setiap tahun, jelang lebaran, Pasar Butung selalu padat. Kondisi itu dikhawatirkan menjadi tempat penularan virus corona.

Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf menekankan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19 yang harus diperhatikan adalah protokol kesehatan.

“Tidak apa-apa keluar yang penting protokol kesehatan (diterapkan),” kata dia.

Menurut dia, menangani pandemi Covid-19 bukan berarti harus terus mengurung diri di dalam rumah. “Tetap harus produktif di tengah pandemi,” kata dia.

TAG

BERITA TERKAIT