Minggu, 10 Mei 2020 17:03
Pendistribusian itu ditandai dengan kegiatan launching terbuka di alun-alun Colliq Pujie, Minggu (10/5/2020).
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, BARRU - Bantuan sosial dampak Covid-19 untuk masyarakat Kabupaten Barru resmi disalurkan. Pendistribusian itu ditandai dengan kegiatan launching terbuka di alun-alun Colliq Pujie, Minggu (10/5/2020).

 

Jenis bantuan ini yang disalurkan beragam. Mulai dari Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial yang penyalurannya telah berjalan melalui pos dan perbankan, jumlahnya 6.547 KPM.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Program Keluarga Harapan/PKH sebanyak 6.390 KPM. BLT Dana Desa sebanyak 6.915 KPM.

Kemudian BLT Kelurahan yang bersumber dari APBD Kabupaten Barru sebanyak 3.200 KPM (Data kelurahan masih bisa bertambah dan masih dilakukan verifikasi).

 

Kartu Pra Kerja sebanyak 37 orang. Di samping itu, lembaga Baznas Kabupaten Barru juga berpartisipasi berupa paket sembako sesuai dengan kriteria penerima, yakni 6.500 rumah tangga fakir dan miskin. Semuan bantuan tunai akan didistribusikan oleh lurah dan kepala desa.

Diperkirakan ada sekitar 46 ribu atau sekitar 81,72 persen penduduk terdampak Covid-19 yang akan menerima bantuan sosial tersebut. 

Bupati Barru, Suardi Saleh dalam kegiatan launching ini berharap, bantuan yang disalurkan bisa tepat sasaran. Aparat diminta untuk mengawal penyaluran ini.

Begitu pula kepada kepala desa dan lurah, Suardi Saleh berpesan agar penyaluran bantuan ini dilakukan sesuai dengan norma-norma atau aturan yang berlaku.

"Bantuan ini adalah tanggung jawab yang besar dan mulia. Lakukan verifikasi dan penyesuaian secara terus menerus serta perbaikan data secara obyektif dan tidak boleh ada diskriminasi," tutur Suardi.

Publikasi penyaluran bantuan sosial ini juga akan dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat. Ini merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas ke publik. Bila dalam penyalurannya ada penduduk yang tidak layak menerima, maka akan dilakukan pembatalan.

Demikian halnya, ketika masih terdapat penduduk yang layak menerima tetapi tidak ada dalam daftar, maka harus dilakukan pendataan kembali sesuai mekanisme yang ada, yaitu mulai dari musyawarah dengan melibatkan stakeholder yang ada di desa dan kelurahan.

"Kita berharap semua pihak saling menguatkan, mohon doa bersama semoga wabah ini cepat berlalu. Dan mohon maaf apabila dalam penyaluran bantuan ini ada keterlambatan, sebab harus dipastikan bantuan bisa sesuai dengan data kondisi riil di lapangan," ujarnya.

Hadir pada acara launching bantuan Covid-19 ini, Hasnah Syam, Anggota DPR-RI Komisi IX, Letkol Kav Ali Syahputra Siregar, Dandim 1405 Mallusetasi, AKBP Welly Abdillah, Kapolres Barru, Ardi Suryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Barru, Cahyono Riza Adrianto, Ketua Pengadilan Negeri Barru, Nasruddin, Wakil Bupati Barru, Abustan, Sekda Kab Barru, dan HM Faried Wadjedy, Ketua Baznas/MUI Kab Barru.

TAG

BERITA TERKAIT